Jumat, 01 September 2017

Trip to Lombok: Liburan Awal Tahun part 1

0

Tahun lalu, lupa kapan tepatnya, aku bersepakat dengan mbak Anggi (selanjutnya akan disingkat mbanggi) untuk liburan ke Lombok. Kenapa Lombok? Entah, mungkin hanya karena aku belum pernah ke sana aja, jadinya kepengen, hehe. Sejak saat itu kamipun menabung dan mulai menyusun rencana soal ikut travel atau ngetrip sendiri, berapa lama, ambil cuti atau engga, dan lain-lain. Sampai akhirnya, rencana itu benar-benar terlaksana pada tanggal 22-26 Februari 2017. Yeay!

22 Februari 2017

04.00-06.00
Sesuai jadwal pesawat, kami akan berangkat jam 6 pagi menuju Lombok. Kamipun sepakat untuk berangkat jam 4-an dari kosan ke bandara. Sejak malam udah sepakat, aku bakal nelpon mbanggi kalau dia belum menampakkan tanda-tanda kehidupan sampai waktu yang ditentukan. Tapi, pada kenyataannya, akulah yang telat bangun! Hahahahaha. Jadi, efek gara-gara packing last minute, aku tidur kemaleman, jam setengah 1-an baru tidur. Akhirnya aku baru kebangun jam 4 kurang 15, itupun setelah ditelpon mbanggi. Nggak cukup sampai di situ, taksi yang kami pesan pun nggak dateng-dateng sampe sekitar jam setengah 5. Panik. Tapi Alhamdulillah, kami sampai bandara tepat waktu.

naik maskapai ijo :p

09.15 - 10.00
Perjalanan dari Jakarta ke Lombok memakan waktu sekitar 2 jam-an. Sesampai di Lombok, hal pertama yang ada di benak kami adalah: LAPAR. Kami belum sarapan, cemilan pun nggak menyiapkan. Jadilah kami sampai ke Lombok dengan perut keroncongan. Oh iya, kami bakal ikut paket tur selama 3 hari 2 malam, jadi mbanggi konfirmasi dulu lah ke guide kami kalau mau makan dulu. Setelah makan, kami cus ke destinasi pertama yaitu Desa Wisata Sasak

foto dulu sebelum cabs
10.15 - 11.00
Jarak antara bandara dan Desa Sasak nggak begitu jauh, paling sekitar 15-20 menit saja. Sesampai di Desa Sasak, kami disambut pemandu lokal dan diajak berkeliling-keliling. Rumah adat suku Sasak yang dari luar tampak unik dengan bentukmatap yang besar, ternyata memiliki filosofi yang menarik. Misalnya saja pintu rumah yang dibuat rendah, sehingga siapa saja yang akan masuk maupun keluar harus menundukkan badan, hal ini merupakan simbol untuk menghormati tuan rumah ketika bertamu. Material rumah yang terdiri atas bambu, kayu, dan tali juga memiliki filosofi tersendiri mengenai ayah, ibu, dan anak. Oh ya, terdapat satu bangunan khusus untuk menjual hasil karya penduduk di desa wisata ini, ada yang berupa tas, kain tenun, sampai gelang atau kalung.





 10.30 - 11.00
Setelah jalan-jalan di Desa wisata, perjalanan dilanjutkan menuju wilayah Kuta. Jaraknya nggak terlalu jauh, eh, apa karena nggak macet ya jadi berasa deket? Hehehe. Wilayah Kuta itu rame, tapi nggak banget-banget. Jad yaa, ramainya ala tempat wisata, tapi nggak crowded. Sepanjang mata memandang, di sebelah kanan terhampar pasir putih dan laut biru yang indah. Kirain udah mau turun di situ, tapi ternyata nggak. Ada yang harus ditengok dulu sebelum mampir di Kuta. Apakah ituu?

Jalan dikit untuk naiknya..
Pemandangan dari atas Bukit Merese
Bukit Merese
:D
Bukit Merese menghadirkan pemandangan yang Masya Allah indahnyaaaa. Speechless, dan cuma bisa mengabadikan perbukitan hijau, gradasi warna laut, perpaduan sempurna ciptaan Yang Maha Sempurna. Banyak kerbau yang dilepas untuk merumput di sini. Lucky us, datang pas di musim yang tepat. Kalau lagi kemarau banget, nggak ada pemandangan bukit yang hijau kayak begini. Alhamdulillah :D

kerbau-kerbau merumput :3
kami merumput #eh
seluas mata memandang <3
langitnyaaaa <3
Sungguh dibuat jatuh cinta oleh Bukit Merese. Panasnya matahari udah mulai nggak berasa lagi karena terbuai sama cantiknya pemandangan. Setelah puas foto-foto di sana-sini, kamipun turun, melanjutkan jalan-jalan ke Tanjung Aan, Pantai di dekat Bukit Merese yang nggak kalah mempesona.
Pantai Tanjung Aan
Pantai Tanjung Aan
Disamping pasir putih yang lembut, Pantai Tanjung Aan memiliki tanah bebatuan di tepi-tepinya. Beberapa karang bahkan menjulang tinggi, jadi penasaran gimana dulu bebatuan tinggi di sana terbentuk. Jangan-jangan malah duluuuu banget, tanah bebatuan ini adalah dasar laut, hihi.

Nggak begitu lama waktu yang kami habiskan di Pantai Tanjung Aan, karena perut ini sudah mulai krucuk-krucuk. Kamipun kembali ke arah Kuta untuk makan siang di salah satu tempat makan di sana.

Makannya banyak :p
that view <3
:D
bebatuan
:p
Struktur Pantai Kuta nggak jauh beda dengan Pantai Tanjung Aan, yakni ada tanah bebatuan di tepi-tepinya. Eksotis :D

15.00
Setelah puas kelilingin Pantai Kuta, jam 3 sore kamipun cabs ke Senggigi. Perjalanan mungkin memakan waktu sekitar satu setengah jam (kalau nggak salah ingat, ya, haha). Di Senggigi inilah kami akan menginap malam ini. Menurut mbak Anggi, pas dia browsing, Mascot Beach Hotel ini bagus banget. Aku mah nggak berharap banyak, secara ini trip yang lumayan backpacker kelasnya, hehe. Lagipula, dah sering juga tidur di tenda, jadi nggak masalah lah, wkwkwk. Tapi ternyata oh ternyata. Hotel ini benar-benar beyond expectation...

belakang hotel langsung pantai banget :D
cottages
restonyaa :D
kolam renang :3
cottages
sarapannya :9



candid :p
So sorry kelupaan nggak ngefoto dalam kamarnya, karena buru-buru pengen liat sunset. Jadi bentuk Mascot Hotel ini kayak cottage-cottage gitu, lho. Kamarnya besar, fasilitas yaa sebagaimana kamar hotel wisata lainnya. Tapi yang membuat spesial adalah, bagian belakang hotel ini adalah pantai <3

Setelah sholat dan beberes sebentar, kami langsung keluar kamar, mencoba melihat-lihat sekitar. Ternyata ada kolam renang juga, ada tempat duduk-duduk like a boss, dan ada pintu belakang yang bisa dibuka untuk main-main di pinggir pantai. Melihat arah matahari, sepertinya sunset nggak akan bisa diamati kalau kami cuma berdiam diri di situ, akhirnya kami menjelajah ke arah kanan. Berjalan terus, sampai ke sini.....

Senggigi
Sunset <3
kayak lukisan, Masya Allah <3
Di Lombok, sunset baru bisa dinikmati sekitar jam 18.30. Sebelum cahaya matahari hilang seluruhnya, kami jalan kembali ke hotel untuk sholat, mandi, dan siap-siap pergi nyari makan malam. Jalanan Senggigi itu aman, gitu sih kata mas Agus. Jadi kami nyantai aja jalan nyari warung jam 8an malam. Di sekeliling, banyak resto, tapi banyak lambang bir-nya juga. Resto-restonya halal, sih, tapi aku sama mbanggi aja yang parno kalau lihat lambang bir, hahaha. Ujung-ujungnya, kami malah makan di warung mie ayam yang lokasinya agak nyempil di bibir gang pinggir jalan. Ndakpapa, yang penting nyaman di hati makannya, hehe.

23 Februari 2017

08.00
Pagi datang! Jam 8 banget, kami udah dijemput mas Agus untuk menuju pelabuhan tempa nyeberang ke Gili Trawangan. Yeaaayyy, snorkeling! Sedihnya sih keberangkatan kapal kami agak terhambat,  jadi nunggunya lumayan lama itu untuk berangkatnya, padahal jadwal snorkeling kami jam 11 siang.

pelabuhan
kapal rakyat, kapal kayu banget nih.
Diluar dugaan, ombak lagi gede-gedenya. Aku dan mbanggi cuma bisa berdoa dan pegang tas erat-erat. Ada pelampung sih di kapal, tapi kalau ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, mana sempet kepikiran makai pelampung. Mau pakai pelampung sejak berangkat juga malu, haha. Kapal bergoyang-goyang hebat, kemasukan air pula. Sayang nggak divideokan. Yakali, waktu itu kan deg-degan, nggak kepikiran untuk merekam.

Sekitar jam setengah 11, kami sampai di Gili Trawangan, Alhamdulillah. Nah, dari sini, kami harus nyari sendiri penginapan dan tempat sewa alat snorkeling yang udah jadi partner travel kami. Yup, mas Agus hanya mengantar kami sampai pelabuhan aja. Mondar-mandir kami nyarinya, hiks. Penginapan kami namanya Abdi Hotel and Bungalows. Berkaca dari pengalaman hotel sebelumnya, kami penasaran banget ini hotelnya kayak apa. Setelah mencari dan terus mencari, akhirnya kami nemu juga hotelnya, dan tadaaaaaaa.....


super cute bathroom
Beyond expectation lagiiiii <3

Puas-puasin, sebelum dua hari selanjutnya nginap di homestay backpacker :p

Karena kapal kami terlambat, jadwal snorkeling jadi mundur pulak, jadi jam 1 siang. Pas panas-panasnya, hahahaha. Setelah sholat dzuhur, kami cabs ke meeting point snorkeling. Perut mulai krucuk-krucuk, akhirnya kami sepakat beli bakso untuk bekal snorkeling. Semangkok bakso harganya 20 rebu, hiks. Nah, di meepo snorkeling inilah ada abang-abang sksd. Ngajakin ngobrol aku sama mbanggi. Tros ujung-ujungnya minta kontak. Alamaaaak T.T

Untunglah nggak lama kemudian, kapal snorkelingnya dataaang.. Yeaaayy,, berangkat!

Ada tiga spot snorkeling yang akan dikunjungi, yaitu Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air. Spot snorkeling pertama, dengan penuh semangat langsung nyebur! Wuhuuuu..

Everything was fine, sampai aku nyadar kalau arusnya lumayan kenceng buat aku yang nggak bisa berenang. Udah ngayuh-ngayuh ke depan, tetep aja kebawa arus ke bawah kapal. Aku mulai panik. Pilihannya cuma dua. bertahan di pinggir kapal dengan risiko mendelep di bawahnya, atau lepasin pegangan dan kebawa arus njauhin kapal. Berhubung nggak ada jaminan aku bakal naik lagi ke permukaan kalau misal mendelep ke bawah kapal, aku lepasin dah peganganku, pasrah aja kebawa arus njauhin kapal. Mbanggi minta tolong orang kapal untuk nolongin aku yang nyangkutin diri ke tali kapal. Duh, ngenes. Setelah ditolong, akupun naik ke atas kapal. Dengan wajah trauma.

wajah trauma
nih bakso mahal, nggak enak pulak, huft.
 Karena trauma, di spot ke dua, aku cuma nyemplung bentar, dengan tangan yang nggak lepas dari tangga kapal. Takut kebawa arus lagi. Mbanggi nyemplung, dan tau-tau udah kebawa arus pulak ke ujung kapal, lalu ditolongin bule yang juga penumpang kapal kami. Fix, gagal snorkeling, ceritanya. Wkwkwk.

that view <3
buih ombak itu <3
Spot ke tiga, kami nggak nyemplung. Setelah snorkeling spot ke tiga, di Gili Air, kapal kami merapat ke kafe. Cemal cemil time. Sempat takut harganya fantastis, ternyata kami salah dugaaa..
harganya normaaal :D

muka-muka abis gagal snorkeling

tempatnya lucu :D


that lovely tosca <3
beautifulllll <3
kapal pulang
pantulan keperakan yang selalu dirindukan <3
Jam 5 sore kamipun kembali ke penginapan. Bersih diri, dan ibadah. Dan merenungi kegagalan snorkeling kami, haha. Yasudahlah, sudah cukup bahagia dengan pemandangan lautnya yang Masyaa Allah.

Sekitar jam 7 malam, kami keluar nyari makan. Konyolnya, tempat makan partner travel kami tuh kena penertiban, jadi kami nggak dapat jatah makan malam, haha. But dont worry, banyak penjual makanan kok di Gili Trawangan. Oh iya, di sini nggak ada kendaraan bermotor sama sekali loh, yaa, jadi kemana-mana jalan kaki atau naik sepeda. Malam itu kami jalan kaki, pilih-pilih tempat makan. Jangan sampai terjebak seperti bakso siang harinya, wkwk. 

ikan bakar yang yummy abiiisss, beserta minumnya, hanya 50 rebuan sajaaa <3
es krim yang diidam-idamkan mbanggi :D
Karena kami bukan anak malam, setelah makan, kami langsung balik ke penginapan. Sebelum masuk kamar, kami pesan dua sepeda untuk sepedaan keliling pulau besok pagi, sembari berburu sunrise.

Petualangan dua hari pertama dicukupkan dulu yaaa.. Insya Allah jumpa lagi di postingan berikutnya, petualangan di dua hari berikutnya.. See yaa :D

Rabu, 30 Agustus 2017

YISC: SII Bab Puasa

0

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Oleh: Ustadz Abdul Muis

1. Ibadah dibagi menjadi 4:
A. Ibadah badaniyah (jasmani): sholat, puasa
B. Ibadah maaliyah (harta): shodaqoh, zakat, wakaf, dll
C. Qouliyah (lisan): dzikir, membaca Al-Quran
D. Gabungan antara ketiganya: umrah, haji

2. Puasa Sunnah dibagi menjadi 4, yaitu puasa sunnah harian, puasa sunnah mingguan, puasa sunnah bulanan, dan puasa sunnah tahunan.

3. Puasa sunnah harian adalah Puasa Daud. Tata caranya adalah puasa selang-seling, sehari puasa, sehari tidak. Terdapat hadist yang menyatakan bahwa puasa Daud adalah puasa sunnah yang paling dicintai Allah.

4. Puasa sunnah mingguan yakni puasa senin-kamis.

5. Puasa sunnah bulanan yaitu puasa Ayyamul Bidh, dilaksanakan setiap tanggal 13,14,dan 15 bulan qomariyah. Keutamaan puasa ini adalah sama dengan berpuasa sepanjang tahun.

6. Puasa sunnah tahunan ada 5, yaitu:
A. Puasa Arofah: dilaksanakan pd tgl 9 Dzulhijjah. Keutamaannya adalah dapat menghapus dosa tahun lalu dan tahun yang akan datang.
B. Puasa Syawal: dilaksanakan 6 hari di bulan syawal. Keutamaannya adalah mendapat ganjaran seperti berpuasa selama setahun.
C. Puasa Asyura: dilaksanakan pd tgl 10 Muharram. Keutamaannya adalah menghapus dosa tahun yang lalu.
D. Puasa di bulan Sya'ban. Sangat dianjurkan, karena Rasulullah paling banyak berpuasa di bulan sya'ban.
E. Puasa pd bulan2 haram, yaitu bulan Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.

6. Puasa yang hukumnya wajib, puasa Ramadhan, puasa krna nadzar, dan puasa kafarat.

7. Puasa sunnah, bisa menjadi wajib karena suatu sebab. Misalnya, kita nadzar akan puasa senin-kamis kalau lulus ujian. Maka, ketika benar lulus ujian, puasa senin-kamis yg tadinya adalah puasa sunnah, hukumnya menjadi wajib karena kita telah ber-nadzar.

8. Beberapa hikmah puasa:
A. Mendidik sabar dan disiplin
B. Mensucikan jiwa (Tazkiyatun Nafs)
C. Mengendalikan hawa nafsu
D. Melatih jujur
E. Menajamkan simpati dan empati

Wallahu'alam bishshowwab

YISC: SII Bab Zakat

0

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Oleh Ust. Syafrizal

1. Makna zakat
a. Suci & bersih: dengan berzakat berarti mensucikan/membersihkan harta
b. Berkembang & tumbuh: dengan zakat, harta bukan berkurang, tapi berkembang
c. Berkah: zakat membuat harta kita semakin berkah (berkah = membawa kebaikan, ketenangan)
d. Baik: memperoleh kebaikan dari zakat/berzakat

2. Lafadz az-zakah (zakat) dalam Al-Quran diulang sebanyak 30x, dimana 27x diantaranya disandingkan dengan kewajiban sholat. Salah satu maknanya adalah keseimbangan habluminallah dan habluminannaas. Apabila sholat hanya antara manusia dengan Allah, zakat menekankan manfaatnya untuk umat/sesama manusia.

3. Urgensi zakat
A. Segi agama (diniyah)
- Menjalankan rukun Islam
- Sarana utk taqarrub (mendekatkan diri) pada Allah
- Sarana utk mendapatkan pahala
- Sarana penghapus dosa

B. Segi akhlak (khuluqiyah)
- Menanamkan rasa emoati, belas kasih, dan lembut hati
- Penyucian akhlak

C. Segi sosial (ijtimaiyyah)
- Membantu fakir miskin
- Mengurangi kecemburuan sosial
- Memacu pertumbuhan ekonomi
- Memperluas kemanfaatan harta

4. Macam-macam zakat
A. Zakat Fitrah: zakat sekali setahun dikeluarkan ketika Ramadhan. Jumlahnya satu sha' per jiwa (setara 2,5 kg beras).

B. Zakat Maal:
- QS At-Taubah 34-35
- Nishab senilai 20 gr emas/perak 200 dirham, dikeluarkan sebesar 2,5%, Haul satu tahun

C. Zakat Ziro'ah (pertanian/hasil bumi)
- QS Al-An'am 141
- QS Al-Baqarah 267

D. Zakat Ma'adin (barang galian)
- Ada yg berpendapat bahwa ini zakat utk segala yang dikeluarkan dari bumi (tambang)
- Ada pula yang berpendapat bahwa bumi merupakan darat dan laut, jadi bukan hanya barang tambang.

E. Zakat Rikaz (harta temuan)
Tidak ada nishab dan haul, besarnya 20%.

F. Zakat binatang ternak
- Nishab setiap 40 ekor unta, maka zakat sebanyak 1 ekor unta
- Ctt: binatang ternak yg diambil manfaatnya

G. Zakat Tijaroh (zakat perdagangan)
Diambil dari modal (harga beli), dihitung dari barang yang terjual (2,5%)

H. Zakat Profesi
- QS Al-Baqarah: 267
- Macamnya:
1) hasil investasi/ investasi utk mendapat keuntungan (al-mustaghallat): misal sewa kontrakan, kos, jasa angkutan, dll
*nishab senilai 85 gr emas setahun, tdk ada haul, kadarnya/jumlahnya sebesar 10%
2) gaji/pendapatan (al-'athoyat)
*nishab senilai 85 gr emas setahun, tdk ada haul, kadarnya/jumlahnya 2,5%
[cara hitung, misal 1 gr emas 500rb, maka 85 gr adlh 42.500.000 setahun. Kita terima gaji bulanan, maka dibagi 42.500.000/12= 3,5 jutaan. Maka apabila gaji kita sebulan >= 3,5 jt, dizakatkan 2,5%)

5. 8 asnaf yg berhak menerima zakat
- QS At-Taubah: 61
A. Fakir
B. Miskin
C. Amil
D. Muallaf
E. Riqob (hamba sahaya)
F. Ghorim (org yg berhutang dan tdk mampu membayar)
G. Fi Sabilillah (org yg berjihad di jalan Allah)
H. Ibnu Sabil (org yg sedang dlm perjalanan)

Wallahu'alam bishshowwab

YISC: SII Bab Ma'rifatul Qur'an

0

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Oleh: Ust. Fajri E.

1. Al-Qur'an adalah Kalamullah (perkataan Allah), oleh karenanya Al-Qur'an merupakan:
A. Kitab yang Mubarak (diberkahi): QS. Al-An'am: 92

B. Menuntun ke jalan yang lurus: QS. Al-Isra': 9

C. Tidak ada sedikitpun kebatilan di dalamnya: QS. Fushshilat: 42

2. Kewajiban Muslim terhadap Al-Qur'an adalah sbb:
A. Tasdiq (mengimani dengan tidak memungkiri satu ayat pun) / QS. Al-Maidah: 83

B. Tilawah (membaca dgn baik dan benar) / QS. Al-Baqarah: 121

C. Tadabbur (memahami, menghayati) / QS. An-Nisa: 82

D. Tahfidz (menghafalkan) / "Rasulullah Salallahu alaihi wasallam mengatakan barang siapa yang didalam rongga tubuhnya tidak ada sedikitpun Al-Qur'an, tak ubahnya bagai rumah yg bobrok" (HR. At-Tirmidzi)

E. Tatbiq (mengamalkan, menerapkan) / QS. Al-Juma'ah: 5

F. Tabligh (mendakwahkan, mensyiarkan) / QS. An-Naml: 92

3. Keutamaan membaca Al-Qur'an
A. Membaca Al-Qur'an adalah sebaik-baik amal perbuatan
B. Al-Qur'an akan menjadi syafi' (penolong) di hari kiamat
C. Beserta para malaikat yang mulia di hari kiamat
D. Penyebab terangkatnya derajat suatu kaum
E. Turunnya rahmah dan sakinah
F. Memperoleh pahala berlipat ganda
G. Menjaga hati
H. Mendapatkan derajat tingkatan surga

4. Bahaya melupakan Al-Qur'an
A. Kesesatan yang nyata / QS. An-Nisa': 60 dan 115

B. Sempit dada / QS. Al-An'am: 125

C. Kehidupan serba sulit / QS. Taha: 124

D. Buta hati / QS. Al-Hajj: 46

E. Hati menjadi keras / QS. Al-Hadid: 16

F. Lupa diri / QS. Al-Hasyr: 19

5. Kiat utk meningkatkan interaksi dengan Al-Qur'an:
A. Banyak beribadah, khususnya sholat
B. Memperbanyak tilawah
C. Bergaul dengan orang2 yg mencintai Al-Qur'an

"Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkannya" (HR. Bukhari)

Wallahu'alam bishshowwab

YISC : SII Bab Tauhiid Ma'rifatullah

0

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Oleh Ustadz Ilyas

1. Pentingnya Syahadatain
A. Pintu gerbang masuk ke dalam Islam (Makhdholu ilal Islam)
B. Intisari ajaran Islam (Khulashah ta'aliimil islam) | QS Al-An'am: 42
C. Dasar-dasar perubahan (Asasul Inqilaab)
D. Hakikat dakwah para Rasul (Haqiqatul Da'watir Rasul)

2. Makna Asyhadu
A. Ikrar | QS. Al-A'raf: 172
B. Sumpah | QS. Al-Munafiqun: 1-2
C. Janji | QS. Al-Baqarah: 285

3. Tauhid berasal dari kata a-ha-da yang berarti satu
Menurut bahasa, tauhid adalah menunggalkan, mengesakan
Menurut istilah, tauhid adalah mengesakan Allah, baik dari segi zat, nama, maupun sifat.

4. Tauhid ada 3, yaitu:
A. Tauhidul Rububiyah
Bahwa Allah adalah Sang Pencipta langit dan bumi, setiap makhluk, dan Penguasa alam semesta.

B. Tauhidul Mulkiyah
Bahwa Allah satu-satunya raja yang Menguasai alam semesta, maka Allah lah Pemimpin, Penguasa yang Menentukan (hakim), dan yang menjadi tujuan (shayah).

C. Tauhidul Uluhiyah
Bahwa Allah satu-satunya yang disembah dengan penuh kecintaan dan pengagungan.
Pengesaan Allah dalam peribadatan, kepatuhan, dan ketaatan secara mutlak (Dr. Yusuf Al-Qordowi)

"Kitab Al-Qur'an ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertaqwa" - QS. Al-Baqarah: 2

Wallahu'alam bishshowwab

Sabtu, 26 Agustus 2017

YISC: SII Bab Mengenal Sunnah

0

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Oleh: Ustadz Akhmad Nizarrudin

1. Arti Sunnah
A. Menurut fuqoha (ulama fiqih): suatu amal yg dianjurkan oleh syariat namun tdk mencapai derajat wajib/harus

B. Menurut muhadditsun (ulama pakar hadits): segala hal yg disandarkan kpd Rasul, baik perkataan, perbuatan, ketetapan, sifat perangai/sifat fisik, baik sebelum diutus menjadi Rasul ataupun setelahnya.

C. Menurut ulama usul fiqih: segala hal yg disandarkan kpd Rasul berupa perkataan, perbuatan, dan ketetapan.

D. Menurut ulana akidah: lawan kata dari bid'ah

2. Kedudukan Sunnah dalam Islam
A. Merupakan sumber hukum ke 2 setelah Al-Qur'an: (QS. Ali Imran: 32)
B. QS. An-Nisa': 80
C. QS. An-Nahl: 44
D. QS. Muhammad: 33
E. QS. Al-Hasyr: 7

3. Macam-macam Sunnah
A. Sunnah Qouliyah (ucapan): semua ucapan yg keluar dari lisan Rasul

B. Sunnah Fi'liyah: semua perbuatan Rasul atau perbuatan sahabat atas perintah Rasul

C. Sunnah Taqririyah: ucapan atau perbuatan yg dilakukan sahabat di hadapan Rasul atau tidak di hadapan Rasul tetapi diketahui oleh Rasul dan dibiarkan

4. Kedudukan Sunnah terhadap Al-Qur'an
A. Menguatkan Al-Qur'an

B. Menjelaskan Al-Qur'an: merinci yg global, membatasi yg mutlaq, mengkhususkan yg umum, menerangkan yg sulit

C. Menerangkan apa yg tidak diterangkan dalam Al-Qur'an

5. Keutamaan mengaplikasikan Sunnah:
A. Selamat dari perpecahan dan perselisihan
B. Selamat dari kesesatan
C. Mewujudkan perilaku yg mulia
D. Perwujudan iman dan selamat dunia akhirat
E. Pahala menghidupkan sunnah

Wallahu'alam bishshowwab

Kajian oleh Ustadz Bachtiar Nasir

0

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Tadabur Al-Qur'an Surah Al-Mu'minun ayat 97-100

1. Setan menjerumuskan manusia melalui dua cara, yakni melalui bisikan, dan mendatangi manusia tsb. Setan masuk melalui cara-cara yang amat halus dan konsisten, sampai manusia mengikuti kebiasaan-kebiasaan mereka.

2. Oleh karenanya, kita jangan sampai lupa meminta perlindungan kepada Allah, dari segala bisikan dan kehadiran setan.

3. "Dan katakanlah, "Ya Tuhanku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan. Dan aku berlindung pula kepada Engkau ya Tuhanku, agar mereka tidak mendekati aku." - QS. Al-Mu'minun: 97-98.

4. Mengenai Taqwa dgn sebenar-benarnya Taqwa
A. Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud, dia berkata "Hendaklah Allah itu ditaati dan jangan didurhakai, diingat dan jangan dilupakan, disyukuri dan jangan dikufuri".

B. Hasan Al-Basri: ialah meninggalkan hal-hal yang halal karena khawatir apabila dilakukan akan terjerumus pada yang haram. (misal, makan dan minum kan halal, tapi jika dilakukan di siang hari di bulan Ramadhan, jadi haram krna membatalkan puasa)

5. Optimalkan beribadah di bulan Ramadhan:
A. Mohon perlindungan Allah dari segala tipu daya setan yang akan membuat kita menyia-nyiakan mewahnya bulan Ramadhan

B. Rutinkan Qiyamul Lail, tunggu waktu Subuh dengan beristighfar

C. Buat target yang konkrit, yang ingin kita capai selama Ramadhan

D. Tinggalkan kebiasaan buruk yg kita lakukan sebelum-sebelumnya

*Tanya-Jawab*
1. Bagaimana agar istiqomah?
- Mohon kpd Allah agar dimampukan untuk istiqomah. Jaga ibadah wajib, kawal dengan menjalankan ibadah sunnah. Perbanyak amalan2 sunnah.

2. Soal dakwah/mengajarkan Islam
- Banyak yang mengaji hanya untuk dirinya sendiri. Dakwah bukan hanya wajib, tapi dampaknya amat luar biasa.
Jika kita menjadi perantara hidayah Allah, mendapatkan kedudukan yang istimewa.. (afwan detailnya nggak tercatat tadi)

Sekian disampaikan, semoga bermanfaat. Semoga Ramadhan kali ini adalah momentum bagi kita untuk menjadi muslim/muslimah yang jauh lebih baik dari sebelumnya 😊

Kajian oleh K.H. Nazarudin Umar

0

Kesabaran sebagai Kematangan Spiritual

1. Manusia mengalami kelahiran sebanyak 3 kali
A. Lahir biologis: ditandai dgn kelahiran bayi/kelahiran dlm wujud bayi/anak/manusia secara fisik

B. Lahir psikologis: ketika egonya mulai muncul, merasa memiliki apa yg ada di sekitarnya

C. Lahir ruuhiyah/spiritual: muncul kemandirian batiniah

2. Masing2 kelahiran, punya kriteria kematangan.
A. Matang jasmani/biologis: haid, mimpi basah

B. Matang psikologis: sudah mulai mau berbagi, ada tenggang rasa, rasa sosial mulai tumbuh

C.Matang spiritual: setelah matang biologis dan psikologis. Ditandai dengan adanya kesabaran.

3. Tingkatan sabar dlm Al-Qur'an:
A. Ash-shoobir: orang yg sabar, kesabaran yang masih tergambar bentuk protes/kekecewaannya

B. Al-mashoobir: lebih sabar dari Ash-Shoobir. Memaafkan dan melupakan kesalahan. Memutihkan/menghapus seluruh kekecewaan masa lampau.
Salah satu fungsi puasa, mengikis endapan2 masa lampau.

C. Ash-Shoobur: jauh lebih sabar dari Al-Mashoobir. Ash-Shoobur wilayah Allah, asmaul husna.
Ash-Shoobur sebagaimana perumpamaan air tuba dibalas air susu. Racun dibalas dengan madu. Keburukan dibalas kebaikan.

4. Syukur: mensyukuri nikmat Allah
Syakur: mensyukuri apapun yg datang dari Allah.

5. Mukhlis: ikhlas tetapi masih mengingat kebaikannya, masih bangga jika orang lain tahu kebaikannya
Mukhlas: malu apabila diketahui kebaikannya. Menyembunyikan kebaikannya.

6. Semoga Ramadhan kali ini kita dapat Hijrah, tinggalkan shoobir menjadi mashoobir.
Naik kelas dari syukur menjadi syakur.
Naik tingkat dari mukhlis menjadi mukhlas.

Wallahu'alam bishshowwab

Kajian DJKN: Ustadz Salim A. Fillah

0

Image result for work islam
pict from aboutislam.net
Bismillaahirrohmaanirrohiim

3 etos kerja yang harus ditumbuhkan
1. Kerja dengan sikap kehati-hatian
2. Pandai bersyukur
3. Bekerja mencari pahala


Kerja dgn sikap hati-hati
Tumbuhkan dengan cara:
A. Muroqobah: merasa bahwa Allah senantiasa mengawasi kita, mengetahui gerak-gerik kita, melihat apapun yang kita lakukan.


B. Mu'ahadah: kita telah berjanji pada Allah untuk menjadi hambaNya yang setia. Konsekuensinya adalah kita harus senantiasa mengisi hati kita dengan niat baik. Niatnya orang mukmin, lebih baik dari amalnya.
Rasulullah bersabda:
Hamba Allah dibagi menjadi 4 golongan, yaitu:
a. Orang-orang yang diberi ilmu dan harta yang melimpah, dia juga bertaqwa. Maka hartanya digunakan di jalan Allah.
b. Orang-orang yang diberi ilmu dan harta (tapi tidak melimpah sprti gol. pertama), dia juga bertaqwa. Golongan ini apabila dia melihat golongan pertama, selalu berdoa pada Allah "Ya Allah, jika Engkau anugerahkan padaku harta yang melimpah, akupun ingin membelanjakannya di jalanMu sebagaimana yg dia lakukan".
Golongan ini selalu mengisi hatinya dengan niat baik.
Golongan ini, mendapat nilai kebaikan yang sama di sisi Allah, sebagaimana golongan pertama.
c. Orang-orang yang diberikan harta melimpah, tidak diberi ilmu, dia juga tidak bertaqwa. Maka hartanya dihabiskan untuk bermaksiat.
d. Orang-orang yang tidak berilmu, tidak berharta, dan dia tidak bertaqwa. Orang-orang golongan ini apabila melihat orang golongan ke tiga, hatinya ingin juga melakukan kemaksiatan sebagaimana yang dilakukan golongan ke tiga.
Dan orang-orang golongan ini mendapatkan nilai yg sama pula dengan orang golongan ke tiga.


C. Muhasabah: senantiasa melakukan koreksi pada diri sendiri dan berubah ke arah yang lebih baik.
Tetapkan target yang konkret, rencana yang pasti, agar perubahan diri dapat benar-benar dilaksanakan.

D. Mu'aqobah: sikap yang berani menghukum/memberikan konsekuensi pada diri sendiri apabila melanggar komitmen ketaatan pada Allah.

E. Mujahadah: perjuangan untuk selalu istiqomah. Kita tidak tahu usia kita sampai kapan, kita akan mati dlm keadaan seperti apa, maka kita harus mengupayakan diri agar selalu dalam keadaan baik.
Lakukan amalan yang rutin, walaupun kecil. Karena amal yang kecil akan memudahkan kita untuk berlatih ikhlas.


Pandai Bersyukur
Hakikatnya kehidupan dunia ini adalah lautan nikmat Allah SWT. Dan ada dua jenis manusia dalam mengarungi lautan nikmat tersebut, yakni orang yang tenggelam dan orang yang menyelam.
Orang yang tenggelam, akan melaluinya dengan banyak sumpah serapah, dada yang sesak.
Orang yang menyelam, akan penuh nikmat dan syukur dalam melaluinya.


Kerja Mencari Pahala
Rezeki telah dijamin oleh Allah SWT. Karenanya, motivasi utama dalam bekerja bukanlah rezeki, karena telah terjamin. Jika kita telah bekerja dengan baik, maka rezeki yang akan mencari dan menemukan kita.


Bekerjalah untuk mencari pahala, sebab tidak ada yang menjamin pahala untuk kita.
Bekerja dengan ihsan dan ikhlas. Ihsan berarti bekerja dengan sebaik-baiknya, jauh melebihi apa yang ditargetkan. Ikhlas berarti bekerja dengan mengharap ridho Allah semata.


Wallahu'alam bishshowwab 