Kamis, 06 Oktober 2011

mata dan telinga :)

0

Banyak hal yang terjadi akhir-akhir ini. Mulai yang menguras otak, sampai yang menguras hati. Banyak merasakan kelelahan. Tapi syukurlah saya punya mereka-mereka yang membuat saya tetap ingat untuk tersenyum :)

Seperti yang selalu menjadi doa saya, yaitu memohon kelembutan dan kepekaan hati yang lebih agar bisa mereguk semua makna dalam setiap cerita kehidupan dariNYA, sepertinya kali ini, di sela-sela kelelahan, ketidaktahuan, ketidakpercayaan, dan mungkin bahkan amarah yang mampir sejenak, DIA memberikan saya kata-kata yang menunggu untuk dipublish dalam posting kali ini,
semoga bisa sedikit membagi sesuatu yang mungkin jarang terlintas dalam benak kita :)

Bukan sesuatu yang besar, hanya tentang sepasang mata dan sepasang telinga kita...

Pernahkah berpikir mengapa kita punya dua mata dan dua telinga ? Mengapa kita punya dua mata dan telinga, sementara hidung dan mulut kita hanya satu..

Beberapa peristiwa yang terjadi belakangan ini membuat saya berpikir dan mencoba menerka jawaban dari pertanyaan yang saya buat sendiri tersebut. Terlepas dari benar atau salah, yang jelas, saya cuma ingin berbagi pandangan mengenai hal ini,,

menurut saya, Tuhan menganugerahkan dua mata dan dua telinga agar kita melihat lebih banyak, mendengar lebih banyak, serta tidak lupa untuk menggunakannya secara sempurna, yaitu menggunakan keduanya secara utuh, tidak hanya sebelah saja.. :)

Seringkali tanpa disadari, kita tidak memakai titipan Tuhan itu dengan semestinya. Telinga yang seharusnya mau mendengarkan lebih banyak cerita, hanya berfungsi sebelah saja, karena yang sebelah ditutup dengan sengaja. Entah karena apa, macam-macam motifnya.

Mata yang seharusnya melihat dari banyak sudut pandang, kadang hanya digunakan sebelah juga. Padahal, banyak hal yang harus kita lihat dengan sudut pandang yang berbeda. Banyak hal yang tidak bisa dinilai hanya dari satu posisi saja. Namun kadang kita sengaja membutakannya sebelah, atau lebih buruk, membutakan keduanya ?
Naudzubillah

Tanpa ada sedikitpun maksud untuk menggurui, sekali lagi saya cuma ingin berbagi. Mengajak kita semua untuk lebih bijaksana untuk menghargai anugerah dariNYA..

Seharusnyalah kita membuka dua telinga lebar-lebar, untuk mendengar lebih banyak cerita, menghargai lebih banyak kisah, memahami lebih banyak hati..

Seharusnyalah kita membuka kedua mata dengan jelas, untuk melihat banyak realita, menjajal berbagai sudut pandang, mencoba berada di posisi yang belum pernah kita jalani..

dan sebagai konklusinya, semoga hati turut terbuka dengan lapang dan toleran,
sehingga mulut tidak semena-mena dalam berucap.. :)

0 komentar:

Posting Komentar