Sabtu, 17 November 2012

Persiapan, Bukan Kesiapan :)

2

Berawal dari salah satu akun favorit saya, @nulisbuku yang ngadain twit-event #puisimalam bertema "hujan". Entah saya kesambet apa, sampai-sampai bisa ngtweet begini:

@nulisbuku: hujan akan tetap turun tak peduli siapa yang bawa payung. karena hidup adalah persiapan, bukan kesiapan. #puisimalam

Setelahnya saya masih kerasa biasa aja. Saya baru menyadari bahwa ada sesuatu dalam tweet itu, setelah twit saya itu diretweet puluhan kali. Saya pun mencoba membaca kembali tweet tersebut, mencoba mendalami lagi maknanya. Sampai akhirnya saya terbawa dalam satu pemikiran panjang...

hidup adalah persiapan, bukan kesiapan..

Ya, hidup memang tentang persiapan, bukan kesiapan. Mulai dari yang sederhana aja sih, masalah ujian sekolah, atau ujian tengah semesternya anak kuliahan. Ujian itu tetep akan dilaksanakan sesuai jadwalnya kan, nggak peduli kitanya udah siap apa belum, udah menguasai materi apa belum, udah hapal rumus apa belum. Sidang skripsi. Sidang bakal tetep berjalan sesuai waktu yang udah ditentukan, kan. Nggak peduli kitanya udah siap mental apa belum, nggak peduli kita udah selesai nyiapin slide buat presentasi apa belum. Ditinggalin pacar, bakal tetep ditinggal juga kan kalo dia memang bukan jodoh kita. Nggak peduli kitanya masih sayang, masih cinta, belum bisa lupa, dan sebagainya.

That's why, kita yang harus memahami semua itu dengan cara melakukan persiapan yang matang. Karena bukan kondisi dan situasi yang akan menyesuaikan dirinya dengan kita, tapi sebaliknya. Yang lagi UTS, ya persiapkanlah dengan cara belajar yang bener. Yang udah deket-deket sidang skripsi, siapkanlah mental, dan segala sesuatunya supaya bisa bener-bener siap dan semua berjalan lancar. Yang lagi punya pacar, siapkanlah hatimu, tanamkan di dalamnya, bahwa segala sesuatu hanyalah titipan-NYA, termasuk perasaan sekalipun..

Pada dasarnya ini hanyalah sebuah pemikiran yang timbul akibat hal sepele, ngetwit. Tapi, yah, semoga bisa berguna dan jadi bahan pengingat. Utamanya buat saya, dan syukur-syukur berguna buat yang membaca juga.

Jangan lihat siapa yang bicara, tapi apa yang dibicarakan :)

Oh ketinggalan..

Actually, bukan hanya hidup yang butuh persiapan, tapi kematian pun juga, jadi, persiapkan juga mulai sekarang ya.. *ngomong sama kaca

2 komentar:

  1. segala sesuatu memang butuh persiapan. Namun, keputusan akhir masih tetap di tangan-Nya :) Nice post! Kunjungi blog saya juga ya :P thank you...

    BalasHapus
  2. benar, manusia kan memang wajib berusaha dulu semaksimal mungkin :D

    okaay nanti saya berkunjung, makasi komennya yaa, salam kenal :D

    BalasHapus