Sabtu, 19 Januari 2013

Laskar Birem-ers, Do You Remember?? :)

2

Dear, Laskar Birem-ers..

Ah, sudah bulan Januari lagi. Rasanya baru kemarin kita semua bertemu pertama kali di perpustakaan kampus C, berkenalan, menentukan siapa yang menjadi ketua, sekretaris, dan seterusnya. Setelah itu, kita beberapa kali bertemu, rapat ini itu, membicarakan banyak hal mengenai persiapan KKN yang tinggal tidak sampai sebulan.

Di bulan ini, Januari tahun lalu, kita semua sedang menjalani KKN di desa terpencil bernama Birem. Letaknya di Sampang, Madura, mmm, pedalaman Sampang lebih tepatnya. Awalnya memang nggak mudah. Aku masih ingat pertama kali aku ikutan survey tempat, oh my God. Jalan ke sana sangatlah parah, tidak beraspal, penuh batu-batu, belum lagi lumpur di sana-sini yang membuat kita terjebak kalau hari sedang hujan. Masih ingat ibu dosen pembimbing kita kan? Beliau tidak lagi menampakkan dirinya sejak pertama mengantar kita di KKN hari pertama. Kita cuma bisa tertawa sambil membatin, “begini lho Bu, medan tempat kita KKN, masa iya tega nggak ngasih kita nilai A??”


Waktu pertama kali datang, nggak banyak yang kita lakukan. Mungkin masih membayangkan bagaimana kita akan melalui hidup satu bulan ke depan. Hehe. Waktu itu sudah hampir maghrib saat kita tiba di rumah yang kita sewa. Karena kelelahan naik jet coaster (mobil pick-up yang kita naikin untuk sampai di TKP), kita tidur tidak terlalu malam. Tidur malam itupun tidak bisa nyenyak. Pertama, alarm-ku bunyi terus, dan ke dua, kucing piaraan si empunya rumah nyelonong melulu ke kamar para wanita -_-

Aku kangeeeenn..

Ya, aku kangen. Bulan Januari selalu membawa ingatanku ke setahun lalu. Banyak hal yang kita lalui selama di sana. Mulai makan mie yang kematengan, nyuci bareng di sumur, jalan-jalan pagi ke kebun singkong, ngajarin anak SD, sampai belajar memahami bahasa di sana.

Salah satu hal yang paling aku ingat adalah “siraman” waktu aku ulang tahun. Hehe. Terima kasih ya, itu menjadi salah satu hadiah yang paling berkesan untukku. Walaupun aku jauh dari rumah, jauh dari orang-orang yang aku sayangi di Surabaya, aku tetap bisa ngerasa bahagia banget di hari ulang tahunku. Karena ternyata, aku menyayangi orang-orang yang baru di sini, kalian. Kejutan di pagi hari itu, akan jadi memori yang tidak pernah hilang. Sumpah!

Sekarang, kita lagi sibuk dengan kehidupan kita masing-masing. Yang sudah lulus, sudah sibuk kerja, praktek, ada juga yang belum lulus, masih sibuk ngerjain proposal, skripsi, dan segala tetek bengeknya. Tapi aku percaya, pasti selalu ada waktu yang kalian sisihkan untuk sekedar mengingat kebersamaan kita setahun yang lalu, meski hanya beberapa detik saja. Apapun yang sedang menyita waktu kita sekarang, aku berharap, semoga Tuhan selalu menjaga kita, menyehatkan kita, dan menempatkan kita di antara orang-orang yang baik.

Seperti saat-saat sulit yang pernah kita lalui, semoga kalian akan selalu berada di tengah orang-orang yang membuat segalanya terasa mudah. Akhir kata, dari lubuk hati terdalam, aku berharap, semoga Tuhan mengekalkan persaudaraan kita, aamiin :)

I miss you all, mbak Iren, mbak Endah, mbak Melia, mbak Tara, Hanum, Faizah Hanum, Lintang, mbak Sausan, Rika, mas Yunus, mas Adam, mas Gigih, mas Kholis, mas Nanang, Mifthe.. Take care yaa :)

2 komentar: