Kamis, 16 Februari 2017

Menghapus Sisa Hujan

2

pict taken from lediana.wordpress.com



"Pagi yang cerah sekali yaaa.."

"Iya. Kamu tak tahu saja betapa kelabunya mendung semalam, hujan yang amat lebat pun turun tanpa ampun, entah sampai pukul berapa.."

"Iyaa kah? Tapi tak nampak sedikitpun sisa hujannya.."

"Hanya karena pagi ini amat cerah, bukan berarti mendung tak pernah datang. Hanya karena matahari bersinar terang, bukan berarti hujan tak pernah membuat sinarnya redup.."

"Hmmm.."

"Demikian juga sebaliknya.."

"Sebaliknya?"

"Ya. Hanya karena semalam hujan, tak berarti pagi ini matahari tak boleh bersinar dan menghapus sisa-sisa air langit yang sempat menghujam.."


***

"Hanya karena kamu pernah menangis, bukan berarti kamu harus menampakkan sisa-sisa kesedihan setelahnya. Tersenyumlah, seolah air mata itu tak pernah mampir walau sejenak saja. Karena kamu berhak, dan harus bahagia.."

Minggu, 05 Februari 2017

Pahawang, Perjalanan Akhir Tahun

0

A lil' bit too late, but still better than never (haha, ngeleeees). Jadi, tanggal 16-18 Desember 2016 lalu, traveler senior di kantor nawarin untuk join open trip ke Pulau Pahawang, Lampung. Awalnya yang mau berangkat tuh tujuh orang (aku, mbak anggi, mbak nuni + suami, mas yogi, mas ash, mas yoga). Sampai mendekati hari H keberangkatan, ternyata suami mbak nuni nggak jadi ikut. Mas yoga pun harus pulkam mendadak, jadilah dialihkan ke githa. Nah pas hari H, tanggal 16, ternyata githa pun berhalangan ikut, puyeng kan kita yaa, sayang nih satu jatah kalau hangus. Di tengah kebingungan itu, mas ash langsung mikir ngajak fajrin aja. Fajrin adalah anak prodip yang lagi magang di subdit KND 2, subditku dan mas ash. Akhirnya yaudah, siang itu si fajrin kita ajakin, kita suruh pulang tenggo untuk siap-siap berangkat ngetrip dari kantor jam 7 malem. Hahahahaa. Aku bahkan masih inget kata-kata mas ash pas ngajakin fajrin.

"Jrin lu weekend ngapain? Nggak ngapa-ngapain kan? Ikutan aja ke Pahawang, berangkat ntar malem."  -- (semena-mena banget ngejudge fajrin nggak ada kegiatan pas weekend, wkwkwk)

Rencana untuk cabut jam 7 malem dari kantor pun meleset sampe hampir satu jam, hehehehe. Jam 7 itu sebagian dari kami masih ada yang makan (aku, mbak nuni, fajrin, mbak anggi nemenin doang). Ketika itu pulalah, terjadi percakapan baper berikut ini:

mbak anggi: (lihat percakapan di grup open trip) oh ini pembagian mobil sama penginapannya, ih kok tulisannya kel. yogi sih, keluarga yogi, hahaha lucu banget..
aku: ah masa? hahaha, oh iya yaa, kok keluarga sih, hahaha..
lalu datanglah mbak nuni meluruskan semuanya..

mbaknun: apa sih pada ketawa?
aku: ini lho, masa tulisannya keluarga yogi, wkwkwkw

mbaknun: keluarga? Kel. itu KELOMPOK, kali..

aku dan mbanggi: OH IYA YA. -_-

Baiklah, kembali ke cerita trip ya, jam 8 malam, taksi online menjemput dan membawa kami ke terminal Kalideres. Yap, kami akan naik bus sampai ke Pelabuhan Merak, meeting point trip kali ini adalah Pelabuhan Merak. Di sanalah nanti kami akan ketemu para anggota trip yang lain.
foto dulu sebelum berangkat
Perjalanan menuju terminal Kalideres memakan waktu sekitar satu jam-an. Jam 9 lewat, kami sampai di terminal dan segera nyari bus yang ke Merak. Belum juga turun dari mobil, sudah ada abang-abang yang nawarin bus gitu deh. Bilangnya per orang 25 rebu (kalau nggak salah inget ya). Akhirnya mas ash berinisiatif untuk turun duluan ngelihat kondisi busnya. Begitu nampak tuh mas ash turun dari bus, kami yang ada di dalam mobil pada ngobrol, "kalau diamat-amatin, mas ash nih badan udah ngeri yaa, tinggiiii, sayang ekspresi muka kurang gahar, haahahahaha".

Karena sepertinya cuma bus itu yang mau berangkat ke Merak, dan kenek nya bilang kalau udah tinggal 10 orang lagi langsung berangkat, yaudah kami memutuskan untuk naik bus itu. Udah naik, kok masih melompong ya busnya, haha. Yaudah lah, udah kadung duduk juga. Kami dengan sabar menunggu busnya penuh. Seiring berjalannya waktu, bus ini juga ngetem berkali-kali untuk nyari penumpang. Sabaaaarrr sabaaaar. Antara bete dan khawatir ditinggal rombongan sih, sebenernya. Soalnya, kesepakatannya tuh jam 1 malem mesti udah kumpul semua di Merak. Aku dan mbak nuni beberapa kali ngamatin gmaps and found that Merak masih jauh. Yawes Bismillah aja.

Ah iya, ada satu lagi yang ngeselin dari bus ini. Maaaasa di tengah jalan, pas keneknya nagih bayar ke aku (as usual aku didapuk jadi bendaharanya rombongan KND), bayarnya jadi 35 rebu! Aku sempet ngeyel sih, kok jadi 35 rebu, terus keneknya bilang, kalau sampe Merak-nya 35 rebu emang! Lah piye sih! Huft. Tapi yaudah lah, daripada diturunin di tempat antah berantah dan kami nggak jadi ke Pahawang, aku bayar deh. KZL.

Finally kami touch down Merak jam 1 malam, perjalanan 4 jam dari Jakarta, cuy!

Nggak pakai lama, kami bergegas menuju Indoma*** yang jadi meeting point. Dan bener aja, rombongan kami yang paling telat. Untung aja nggak lama-lama amat telatnya, hehehe. Setelah itu, pemandu tripnya langsung ngumpulin semua rombongan. Jadi, trip kali ini punya 30an personel. Dari penampakannya sih, anak kuliahan semua nih pada (sok tua, sok tau). Setelah didata, tiket sudah dibeli, kami pun naik ke kapal. Ini adalah kali ke 3 aku naik kapal ferry setelah terakhir kali jaman SMA dulu. Dulu banget.

Setelah naik, kami misah dengan rombongan yang lain, pada nyari tempat sendiri-sendiri. Ini kami sempet muter-muter nyari dimana ruang VIP. Naik-turun, belok kanan-belok kiri, akhirnya nemu. Tapi udah nggak ada tempat kosong yang bener-bener PW buat kami berenam. Jadilah ada yang duduk di kursi, ada yang ngemper di bawah. Setelah mengisi perut, kami sepakat untuk bobok aja sampai kapalnya menyentuh dermaga Bakauheni nanti.

pada mikirin apa sih fajrin, mbanggi?

17 Desember 2016
Jam 02.00
Mesin kapal terdengar menderu, kapal terasa bergerak. Kami mengatupkan mata, biar pagi nanti seger untuk liburan!

Jam 05.00
Kapal bersandar di Bakauheni, Alhamdulillah. Kami segera berkemas, turun kapal, dan nemuin rombongan trip. Selepas sholat subuh, kami menuju mobil masing-masing sesuai pembagian yang sudah disepakati.

Lucky us, rombongan kami nggak dicampur dengan rombongan lain, wkwkwk, jumlahnya pas banget sih.

sekitar jam 06.00
Konvoi mobil mulai jalan ke dermaga Ketapang. Karena kaki mas ash yang (ke)panjang(an), otomatis dia nggak bisa (baca: nggak muat) duduk di belakang. Jadilah aku yang kebagian duduk di belakang sama mas yogi dan fajrin. Sepanjang perjalanan, kerjaan kami cuma ngobrol-ngemil-tidur.

car-fie :p
sekitar jam 08.15
Sampailah kami di Dermaga Ketapang, yeay! Dari sini, perjalanan baru dilanjutkan naik perahu untuk island-hopping, salah satunya ke Pulau Pahawang. Tapi sebelumnya, kami dikumpulkan di satu rumah alias base camp sementara untuk naruh barang bawaan, sekaligus makan makanan yang sudah disiapkan untuk sarapan kami. Selesai makan, sembari nyiapin barang yang mau dibawa island-hopping, kami ngobrol sama anak kecil yang lagi nonton tv. Anaknya cewek.

kami: adek namanya siapa?
her: Ola
kami: nama lengkapnya siapa?
her: Ola Fiola
kami: weh, kok kayak namanya orang Sunda ya, wkwkwk, Ola orang mana sih?
her: orang Ketapang
kami: bukan orang Lampung?
her: BUKAN
kami: lah emang Ketapang itu bukan di Lampung
her: BUKAN
kami: ngakak tak tertahankan

Selesai siap-siap, saatnya pembagian pelampung dan sepatu katak.

action! :D
jam 09.09
Perahu berangkat island-hopping, liburan dimulai!

berangkaaaaats!
Karena posting catatan ini sudah lama, aku jadi agak inget-inget lupa nih sama nama spot-spot-nya, hahaha. Disesuaikan sama itinerary-nya aja lah ya, sama kayaknya :p

breath-taking view :)
Spot snorkeling pertama adalah Jelerangan alias Pahawang Besar. Terakhir kali snorkeling bulan April pas ke Belitung, grogi juga nih aku pas mau nyemplung, hahahaha. But, Alhamdulillah, setelah penyesuaian sebentar, dah amaaan bisa snorkeling like a pro :p

abaikan dua orang di pojokan
Terumbu karang di sini masih indah-indah lho, masih warna-warni. Ada macam-macam ukuran juga.

Setelah puas, kami beralih ke spot berikutnya, yaitu Gosongan. Spot kedua ini airnya lebih jernih, ikan-ikannya lebih banyak. Mas yogi segera bikin ramuan untuk makanan ikan, alias remah-remah biskuit campur air yang dimasukin ke dalam botol air mineral.

ikannyaaa :3


Kemudian, perjalanan dilanjutkan ke Pulau Pahawang Kecil. Di sini nggak snorkeling, tapi lebih ke jelajah pantai aja. Mas yogi langsung nenteng tas drone nya. Setelah foto-foto beberapa kali, saatnya drone beraksi.

wefie pertama di pantai :D
jerniiiihhh banget :3
drone in action
drone in action (1)
drone (and nuni) in action (2)
Mungkin hampir satu jam kami di Pulau Pahawang Kecil, selanjutnya beralih ke spot snorkeling berikutnya di Cukuh Bedil. Kalau dibandingkan dengan spot ke dua, masih lebih bagus spot ke dua. But its okay, kami tetep menikmati. Kapan lagi berendem di laut dan nontonin terumbu karang, kan? Dah penat hari-hari nontonin layar komputer, wkwkwk :p

ikannya biruuu :3 


Selepas dari Cukuh Bedil, perahu membawa kami ke Pulau Kelagian Kecil. Alokasi waktu di sini lumayan lama, hampir dua jam. Akhirnya kami menghabiskan waktu dengan makan. Makan mie instan, pakai nasi, plus bakwan yang enaaak banget. Entah deh nih bakwannya emang enak banget atau karena kami aja yang lagi kelaperan, haha.

beauty <3
Kenyang makan, kami jalan-jalan keliling pulau. Ternyata ada spot pantai yang bagus di bagian belakang pulau. Puas kami foto-foto dan nyusurin tepi pantai di sana. Baju yang awalnya masih basah sampai kering sudah di badan.

foto macam apa ini?
maunya foto lompat, sih.

perahu aja berdua...
<3
Jam 3 sore, kami kumpul lagi ke perahu, dan masih ada satu spot snorkeling lagi yaitu Kelagian Besar. Sampai di spot snorkelingnya, bimbang mau nyemplung apa nggak, soalnya baju udah kering, sayang kalau basah lagi. Hahahaha. Tapi setelah dipikir-pikir, lebih sayang lagi kalau ngga nyebur.

Spot terakhir tuntas, kami pun menempuh perjalanan untuk kembali ke Ketapang.

Jam 16.30
Menginjakkan kaki kembali di dermaga Ketapang. Setelah balikin snorkeling set, kami langsung menuju homestay masing-masing rombongan. Homestay kami ditempatin 3 rombongan. Ada rombongan kami dan 2 rombongan lain. Ada dua kamar, spot depan tv, dan spot ruang tamu yang bisa dijadiin tempat untuk tidur. Tanpa pikir panjang, aku mbanggi dan mbaknun langsung masuk kamar pertama. Hijabers mesti bobok di dalem kamar lah :p

Salah satu rombongan cuma dua orang (cowok-cewek), akhirnya yang cewek satu kamar sama kami, namanya Tatyana.

Ceritanya, malam itu ada pertandingan final Indonesia lawan Thailand. Oiya, kan kami dapat jatah barbeque-an juga, jadi acara malam itu adalah nobar sepak bola plus barbeque-an di rumah Ola Fiola. Aku sama mbanggi tertarik makan ikan aja sih, sebenernya. Nggak tertarik nonton bola-nya, hehe.

Kami yang tadinya berangkat berlima ke rumah Ola, jadi tinggal aku, mbanggi, dan fajrin doang, gara-gara mas yogi dan mas ash lelah nunggu ikannya nggak selesai-selesai dibakar, jadi balik duluan ke homestay.

Kelar makan ikan, aku sama mbanggi pamitan ke fajrin.

kami: jrin, kami duluan ya. kamu apal kan jalan balik homestay nya?
fajrin: apal mbak.

Aku dan mbanggi jalan balik ke homestay. Terus kami salah belok. Hampir nyasar. (sok-sokan nanya fajrin inget jalan apa nggak, nyatanya kami yang nyasar -_-).

18 Desember 2016
Pagi itu kami berniat mengejar sunrise di dermaga IV. Jadi, sekitar jam setengah 6, kami berangkat ke jalan kaki ke dermaga IV. Langitnya agak mendung sih, tapi sunrisenya tetep nampak sedikit-sedikit.

langit menyemu jingga <3
Sepulang nonton sunrise, kami kembali ke homestay untuk sarapan, mandi, packing untuk cabs ke Bakauheni jam 10.00 nanti.


Jam 10.00
Cabs ke Bakauheni. Di perjalanan sempet mampir beli nasi untuk makan di kapal, plus beli oleh-oleh.

Jam 13.00
Sampai Bakauheni, penutupan trip, dan siap-siap naik kapal balik ke Merak.

Jam 14.00
Kapal membawa kami kembali ke Pulau Jawa. Setelah nyari spot yang pewe, kami memutuskan untuk lesehan di ruang VIP. Duduk melingkar, lalu makan bersama. Nikmatnya :)

makan lesehaaan :D
Jam 16.00
Di luar dugaan, perjalanan cuma 2 jam. Baru juga mau tidur, eh kapalnya udah nyampai Merak.. :p

Merak-nya dah nampak :D
Jam 17.30
Setelah mengisi perut dengan bakso dan mie ayam di sekitaran pelabuhan, kami cus nyari bus untuk balik ke Jakarta. Alhamdulillah dapat bus yang sesuai harapan, hihihi.

Kurang lebih jam setengah 10 malam, kami sampai di kantor, untuk naruh oleh-oleh dan mengucapkan good bye satu sama lain sebelum kembali ke kosan masing-masing.

Alhamdulillah, Pahawang trip: D(R)ONE! :D

Terima kasih untuk trip akhir tahun yang berkesan yaa, gaes. Banyak kejadian lucu selama liburan singkat kali ini.

Fajrin yang mulai bersin-bersin bahkan sejak masih di spot snorkeling ke dua.

Mbak Nuni yang make kerudungnya lamaaaaa amir buat foto di spot snorkeling ke tiga (atau ke empat ya), sampe ditungguin sama perahunya T.T

Percakapan absurd antara mas yogi dan fajrin ketika snorkeling:
mas yogi: air lautnya nggak asin lho
fajrin: hah? asin lah.
mas yogi: beneran nggak asin. coba aja..
fajrin: UDAH   (ngaaaaaappps jrin, nyicipin air laut? hahahahah)

Mas yogi yang lepas ngilang sendirian nyari nemo dan spot-spot foto bawah laut sambil ngebawa gocin-nya mbanggi. 

Foto-foto lompat yang selalu gagal, wkwkwk.. Maafkan ane nggak canggih motret T,T

Terima kasih yaaaa... Maafkan juga aku baru bikin catatan perjalanannya sekarang, dah lewat hampir 2 bulan, euy! Maap ya, hehehe
Yuk gaes, kapan lagi kita kemana? :D







Sabtu, 07 Januari 2017

2016: Well done, Alhamdulillah :)

3

Postingan pertama di tahun 2017, adalah postingan kaleidoskop 2016. Yayaya biasanya aku bikin postingan kalei tepat di akhir tahun bersangkutan, tapi kali ini baru sempat bikin postingannya sekarang. Feel akhir tahunnya sudah agak hilang, sih, tapi demi konsistensi, aku tetep bikin postingan kalei 2016.

Demi bisa lebih bersyukur juga, pastinya.. :)

2016 bukan tahun yang nano-nano seperti tahun-tahun sebelumnya. Bisa dibilang kalau 2016 adalah tahun yang sangaaat positif dan menyenangkan buatku. Di tahun ini aku mencoba hal-hal baru, mendapatkan kesempatan-kesempatan baru, bertemu dan mengenal orang-orang baru, dan menjelajahi tempat-tempat baru. Banyak yang baru, banyak hal-hal positif yang aku dapatkan selama tahun 2016. Kembali disajikan dengan format yang berbeda dari postingan kalei yang sebelum-sebelumnya, this is it, my kalei for 2016!

Belitung, Negeri Laskar Pelangi yang Tak Lagi Cuma Mimpi


Bulan April, akhirnya aku berkesempatan untuk liburan ke Belitung, pulau yang aku mimpi-mimpikan sejak nonton film Laskar Pelangi beberapa tahun silam. Awal mulanya adalah ajakan dari Lalak, sampai tiket pesawat sudah dibeli, aku masih nggak tahu bakal traveling sama siapa aja ke sananya. Laaah mendekati hari H, ternyata baru tahu kalau partner trip kali ini adalah nggak jauh-jauh dari anak-anak HIMA 2010, hahaha. Trip yang seperti reuni, ditambah dua orang teman baru, Dita dan Dian. Waktu 3 hari 2 malam di Belitung sudah cukup bikin kami deket kayak udah kenal bertahun-tahun :p




I can say that, this was one of my best trips along 2016.

Papandayan, Cerita Pendakian Pertama


Banyak hal yang menjadi pertimbangan sebelum akhirnya aku memutuskan ikut naik Papandayan. Aku nggak pernah naik gunung sebelumnya, otomatis pilih-pilih partner pulak yang baik hati dan maklum kalau nantinya aku bakal merepotkan, haha. Syukurlah, aku pergi dengan partner yang tepat. Banyak pelajaran dan cerita lucu selama di Papandayan. Mulai personel yang merotoli satu per satu menjelang keberangkatan, hujan ketika di camp, sampai serangan babi hutan juga ikut mewarnai perjalanan kami berempat.





Banyak pelajaran tentang hidup yang bisa didapatkan dari naik gunung. Boleh lah dicoba naik gunung, walau sekali seumur hidup :)

Kementerian Keuangan Mengajar 2016


Pertama kalinya memberanikan diri ikut event mengajar macam begini. Kemenkeu Mengajar diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Oeang ke 71, begitu ada pengumumannya, aku langsung daftar. Alhamdulillaah terpilih dari sekian banyak pendaftar :D

Dari event ini aku belajar bahwa menjadi guru SD bukanlah hal yang mudah, hahaah. Bersama temen-temen kelompok Radius Prawiro, kami mengajar di SD Pisangan, daerah Rawamangun. Meluangkan waktu satu hari untuk share bersama adek-adek ini tentang Kementerian Keuangan, tentang cita-cita mereka, tentang karakter-karakter unggulan untuk bekal mereka kedepannya.




Berbagi tidak selalu berupa materi, luangan waktu berupa satu harimu saja, bisa jadi punya arti besar untuk orang lain :)

Semarang, Pesona Masjid Agung Jawa Tengah


Semarang, kota yang stasiunnya selalu aku lewati kalau pulang ke Surabaya, tapi belum pernah sekalipun aku menjejakkan kaki alias jalan-jalan ke Semarang. Jadi, mumpung ada teman baik yang sudah kuanggap mbak sendiri (semoga dia juga menganggap aku adeknya, hahahaha), pergilah aku ke Semarang. Niat awal hanya karena aku pengen tahu Masjid Agung Jawa Tengah, yang punya payung-payung seperti Masjid Nabawi.


Selama di Semarang, diajak jalan-jalan terus sama mbak Ita, Ayla, plus mas Kentos. Kapan lagi disambut liburan sekeluarga gini, kan :p




Thankiss Mbak Ita sekeluarga :*

Oeang Run, My Very First Running Event


Mungkin yaa baru tahun 2016 ini aku lumayan rutin lari pagi tiap Jumat di lapangan Banteng. Kalau inget dulu jaman SMA nggak pernah lulus ujian praktek lari, rasanya mustahil banget kok sekarang aku doyan lari, hahaha. Masih dalam rangka Hari Oeang, aku akhirnya nyobain ikut event lari, untuk pertama kalinya. Aku pengen ngerasain gimana senengnya dapet medali :p


Jadilah aku daftar Oeang Run, lari mengelilingi komplek Kementerian Keuangan dengan total jaraknya kurang lebih 5 KM. Daaaan akhirnya ngerasain dapet medali jugaa.. Yeaaayy :D

Medley Nusantara, My First Video Clip :p


Proyek untuk meramaikan ultah kantor tercinta aja sih ini. Hobby kedua selain menulis adalah menyanyi, hehe. Untungnya di kantor ada studio, jadi gampang latihannya. Ngerjain proyek ini sekitar dua minggu, mulai milih lagu, nyari chord, nyocokin sama suara, recording, sampai bikin video-nya. Semua serba kilat, mengingat jadwal personelnya yang susah banget ketemunya -___-


Perjuangan demi bikin video klip yang keren :D

Trivia Writers Club

Beberapa bulan sebelum 2016 habis, aku mulai sadar kalau tahun ini aku udah nggak merhatiin passion nulisku lagi. Memang masih aktif di blog, tapi yaa cuma itu. Aku nggak sungguh-sungguh berniat bikin novel, aku nggak kirim karya kemana-mana, aku nggak melakukan apapun untuk mengejar mimpiku jadi penulis. Jadi, ketika mendekati akhir tahun aku lihat ada pendaftaran workshop nulis, tanpa pikir panjang aku pun langsung daftar aja. Waktu itu, daftarnya gratis, cuma harus submit artikel, dan pesertanya dipilih dari artikel itu. Alhamdulillaah kepilih jadi salah satu peserta :D


Jadi, Trivia ini adalah portal yang menyediakan konten-konten viral, artikel-artikel di Trivia biasa dijumpai di Line Today, salah satunya. Salah banyaknya bisa kamu temukan dimana-mana di jagad perinternetan yang luasnya nggak terbatas. Walau nggak bisa mengikuti workshop sampai tuntas, aku seneeeng udah jadi anggota di komunitas ini. Berteman dengan orang-orang yang punya passion sama itu selalu menyenangkan :)


Di sini juga aku bisa tahu gimana rasanya artikelku dibaca ribuan orang, dishare berpuluh-puluh, bahkan ratusan kali. Silakan kalau mau menengok akunku di Trivia, sila baca-baca artikelku di sana :D

Pahawang, Perjalanan yang Panjang


Akhir tahun ini, temen kantor ngajakin ke Pahawang, Lampung. Kenapa aku bilang perjalanan yang panjang? Karena kalau dihitung-hitung, lebih lama perjalanannya dibanding liburan di pulaunya, hahahahaha. Berangkat hari Jumat jam setengah 8 malam dari kantor menuju terminal Kalideres. Nyampe terminal jam 9-an, lalu naik bis menuju Pelabuhan Merak dengan lama perjalanan sekitar 4 setengah jam. Dilanjutkan via kapal ferry menuju Bakauheni selama 3 jam. Setelah itu, ditambah jalan darat menuju Pelabuhan Ketapang yang menempuh waktu 3 jam. Total berapa tuh? Hampir 12 jam!







Tapi tenang aja, Pahawang nggak bikin menyesal sudah menempuh perjalanan segitu lamanya.. :)

2nd Best Employee

Jadiii, di semester II tahun 2016 ini, Direktorat tempatku bekerja kembali menyelenggarakan penganugerahan Best Employee (halah, bahasamu ul, penganugerahan, haha). Nah ya, diluar dugaan, kok ya namaku kecantol jadi salah satu dari tiga Best Employee. Best Employee kok tiga? Yawes memang gitu lah pokoknya, supaya makin banyak pegawai yang termotivasi, jadi juaranya banyak. Begitulah kira-kira.


Cuma ya itu, di posternya, statusku ditulis high quality jomblo. Harus bangga apa sedih, nih?

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Alhamdulillaah. Rasanya hanya itu yang pantas aku ucapkan untuk tahun 2016 yang penuh berkah ini. Banyak sekali anugerah kebaikan yang Allah Beri, dengan caraNya yang indah. Pelajaran-pelajaran tentang hidup, amanah-amanah baru soal pekerjaan, belajar banyak hal baru di beberapa bidang, bertemu dengan orang-orang yang membawa pengaruh positif. Alhamdulillaah juga, tahun ini nggak ada yang namanya galau-galauan, hahahaha.

Walau begitu, sedih juga karena beberapa resolusiku nggak tercapai, misal bisa nyelesaikan novel di usia 25 tahun. Resolusi nikah umur 25 juga kayaknya kandas nih, beberapa hari lagi Insya Allah sudah nambah umur.. Umurnya nambah, jatah hidupnya berkurang.

Nggakpapa, Allah selalu punya rencana terbaik untuk tiap-tiap umatNya. Allah selalu punya timing yang pas, Allah selalu memberikan yang tepat, nggak pernah luput apalagi salah.. :)

Nggakpapa, masih ada tahun 2017, hehehe.

Akhir kata, aku hanya berdoa agar 2017 juga jadi tahun yang penuh berkah, penuh kebahagiaan, penuh hal-hal baik. Semoga aku senantiasa diberikan kemampuan dan kesempatan untuk berubah ke arah yang lebih baik, untuk lebih banyak menebar kebaikan dengan cara yang aku mampu.

Baiklaah, sampai di sini aja postingan kalei tahun 2016. Banyak yang bisa disyukuri, banyak yang bisa dimaknai. Semoga kita dijadikan manusia yang senantiasa khusnudzon dengan segala ketetapan dan ketentuanNYA.. :)