Sabtu, 26 Agustus 2017

Kajian oleh K.H. Nazarudin Umar

0

Kesabaran sebagai Kematangan Spiritual

1. Manusia mengalami kelahiran sebanyak 3 kali
A. Lahir biologis: ditandai dgn kelahiran bayi/kelahiran dlm wujud bayi/anak/manusia secara fisik

B. Lahir psikologis: ketika egonya mulai muncul, merasa memiliki apa yg ada di sekitarnya

C. Lahir ruuhiyah/spiritual: muncul kemandirian batiniah

2. Masing2 kelahiran, punya kriteria kematangan.
A. Matang jasmani/biologis: haid, mimpi basah

B. Matang psikologis: sudah mulai mau berbagi, ada tenggang rasa, rasa sosial mulai tumbuh

C.Matang spiritual: setelah matang biologis dan psikologis. Ditandai dengan adanya kesabaran.

3. Tingkatan sabar dlm Al-Qur'an:
A. Ash-shoobir: orang yg sabar, kesabaran yang masih tergambar bentuk protes/kekecewaannya

B. Al-mashoobir: lebih sabar dari Ash-Shoobir. Memaafkan dan melupakan kesalahan. Memutihkan/menghapus seluruh kekecewaan masa lampau.
Salah satu fungsi puasa, mengikis endapan2 masa lampau.

C. Ash-Shoobur: jauh lebih sabar dari Al-Mashoobir. Ash-Shoobur wilayah Allah, asmaul husna.
Ash-Shoobur sebagaimana perumpamaan air tuba dibalas air susu. Racun dibalas dengan madu. Keburukan dibalas kebaikan.

4. Syukur: mensyukuri nikmat Allah
Syakur: mensyukuri apapun yg datang dari Allah.

5. Mukhlis: ikhlas tetapi masih mengingat kebaikannya, masih bangga jika orang lain tahu kebaikannya
Mukhlas: malu apabila diketahui kebaikannya. Menyembunyikan kebaikannya.

6. Semoga Ramadhan kali ini kita dapat Hijrah, tinggalkan shoobir menjadi mashoobir.
Naik kelas dari syukur menjadi syakur.
Naik tingkat dari mukhlis menjadi mukhlas.

Wallahu'alam bishshowwab

0 komentar:

Posting Komentar