Rabu, 30 Agustus 2017

YISC: SII Bab Puasa

0

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Oleh: Ustadz Abdul Muis

1. Ibadah dibagi menjadi 4:
A. Ibadah badaniyah (jasmani): sholat, puasa
B. Ibadah maaliyah (harta): shodaqoh, zakat, wakaf, dll
C. Qouliyah (lisan): dzikir, membaca Al-Quran
D. Gabungan antara ketiganya: umrah, haji

2. Puasa Sunnah dibagi menjadi 4, yaitu puasa sunnah harian, puasa sunnah mingguan, puasa sunnah bulanan, dan puasa sunnah tahunan.

3. Puasa sunnah harian adalah Puasa Daud. Tata caranya adalah puasa selang-seling, sehari puasa, sehari tidak. Terdapat hadist yang menyatakan bahwa puasa Daud adalah puasa sunnah yang paling dicintai Allah.

4. Puasa sunnah mingguan yakni puasa senin-kamis.

5. Puasa sunnah bulanan yaitu puasa Ayyamul Bidh, dilaksanakan setiap tanggal 13,14,dan 15 bulan qomariyah. Keutamaan puasa ini adalah sama dengan berpuasa sepanjang tahun.

6. Puasa sunnah tahunan ada 5, yaitu:
A. Puasa Arofah: dilaksanakan pd tgl 9 Dzulhijjah. Keutamaannya adalah dapat menghapus dosa tahun lalu dan tahun yang akan datang.
B. Puasa Syawal: dilaksanakan 6 hari di bulan syawal. Keutamaannya adalah mendapat ganjaran seperti berpuasa selama setahun.
C. Puasa Asyura: dilaksanakan pd tgl 10 Muharram. Keutamaannya adalah menghapus dosa tahun yang lalu.
D. Puasa di bulan Sya'ban. Sangat dianjurkan, karena Rasulullah paling banyak berpuasa di bulan sya'ban.
E. Puasa pd bulan2 haram, yaitu bulan Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.

6. Puasa yang hukumnya wajib, puasa Ramadhan, puasa krna nadzar, dan puasa kafarat.

7. Puasa sunnah, bisa menjadi wajib karena suatu sebab. Misalnya, kita nadzar akan puasa senin-kamis kalau lulus ujian. Maka, ketika benar lulus ujian, puasa senin-kamis yg tadinya adalah puasa sunnah, hukumnya menjadi wajib karena kita telah ber-nadzar.

8. Beberapa hikmah puasa:
A. Mendidik sabar dan disiplin
B. Mensucikan jiwa (Tazkiyatun Nafs)
C. Mengendalikan hawa nafsu
D. Melatih jujur
E. Menajamkan simpati dan empati

Wallahu'alam bishshowwab

0 komentar:

Posting Komentar