Sabtu, 21 Mei 2011

untukMU, Tuhan..

0

lalu bisa apa aku
bertekuk pasrah di bawah kesaktian kehilangan
terluka aku terluka
jika rasa itu punya darah sudah pasti aku tengah berdarah

menangis lalu aku merasa lemah begitu saja
bertanya-tanya akan takdir yang sudah tergariskan
kecewa
namun apalah artinya

merasakan duka dan luka orang lain itu istimewa
ucapan bisa disuarakan tiap orang
tapi perih dan nyeri itu,
cuma hatinya yang tahu

entahlah aku cuma mampu mengadu padaNYA

Tuhan, kuatkan hati-hati yang terluka
kuatkan mereka-mereka yang kehilangan
kuatkan mereka yang sedang terpuruk dalam hidupnya

berikanlah mereka keyakinan untuk bangkit
bukan untuk mengaduh tapi berdiri
bukan untuk meratap tapi berharap
bukan untuk berlari tapi menghadapi
bukan untuk menyesali tapi bersyukur dan mengetahui maksud baikMU

Tuhan
aku memohon padaMU
demi hati yang luka
demi hati yang sedang rapuh
dan demi Engkau Yang Maha Kuat dan Menguatkan
:')

Kamis, 19 Mei 2011

lakon

0

langit birumu mengelabu
seperti bayang membuntut di ragamu
kusam
kalah telak
kamu menunduk dan aku seakan turut meredup

lalu ke mana sinar yang dahulu begitu terang menantang ?
ke mana luap energi api yang melingkupimu ?

mungkin masih ada
tapi bukan lagi tuk nyala
untuk membakar

sejenak aku kembali jadi petir

aku dan kamu kadang tak bisa berdamai
tapi tentu semua jalan cerita bukan kuasa kita
kita ada
tapi bukan sebagai pengatur
kita eksis
tapi bukan sebagai penentu

kita aku kamu mereka
adalah lakon

Kamis, 05 Mei 2011

Kesuksesan adalah Perjuangan, Apa, dan Bagaimana

0

Kesuksesan adalah kata yang sangat awam di telinga kita. Berbagai definisi telah digunakan demi mengartikannya dan mencari implementasinya dalam kehidupan. Banyak yang mengartikannya sebagai keberhasilan, pencapaian, atau bahkan kepuasan. Demikianlah satu kata ini begitu merajai kamus target manusia.
Namun, seringkali ketika manusia mencapai apa yang mereka sebut dengan kesuksesan, mereka berhenti. Seakan kesuksesan adalah suatu titik pencapaian, di mana sesudah itu tidak ada lagi yang akan dilakukan. Stuck. Hal inilah yang kadang mengusik pikiran saya, mencoba terus berpikir, dan kemudian sampai pada beberapa kata kunci mengenai kesuksesan itu sendiri.


Kesuksesan adalah perjuangan di balik gemerlap pencapaiannya. Kesuksesan bukan hanya terletak pada hasil akhir yang dapat dilihat mata. Mata manusia hanya menangkap apa yang bisa disaksikannya secara riil. Mata manusia hanya mampu melihat apa yang tampak di luar. Bahkan seringkali manusia hanya melihat apa yang ingin mereka lihat. Kesuksesan dimaknai sebagai kemenangan yang berujung pada kesenangan, kekaguman, penghargaan, dan segala sesuatu yang berada di puncak, tanpa memandang bagaimana cara pendakiannya. Kesuksesan bukan sesuatu yang begitu saja jatuh dari langit dan kamu mampu menangkapnya. Kesuksesan juga bukan hanya terletak pada hasil akhir yang gemilang, tapi juga pada seperti apa perjuangan yang telah dilakukan. Mana yang lebih sukses antara tukang bakso yang merintis usahanya dengan telaten hingga akhirnya memiliki banyak gerai dengan anak konglomerat yang menjadi direktur karena bisa membeli segalanya dengan uang ? Secara kasat mata, keduanya akan sama-sama memiliki kriteria kesuksesan yang mayoritas diagungkan setiap orang, yaitu kekayaan. Namun ketika melihat kembali pada perjuangan yang mereka lakukan, tentu pandangan kita bisa saja berubah. Tentulah bapak penjual bakso dikatakan lebih sukses, karena dia memulai segala sesuatunya dari bawah. Lebih banyak perjuangan yang dialaminya untuk mencapai posisi puncak yang dinamakan kesuksesan.

Ketika kesuksesan lebih merujuk pada perjuangan, hal ini memberikan suatu kendali untuk manusia. Perjuangan seperti apa, dengan cara-cara yang bagaimana. Masihkah disebut dengan kesuksesan ketika segala yang diraihnya didapatkan dari merebut hak orang lain ? Pantaskah memberi label sukses untuk para koruptor kaya yang nyatanya memakan uang rakyat dan mengabaikan nasib negara ? Berjuanglah tanpa henti dan itu yang dinamakan sukses. Bangkitlah kembali setelah jatuh, kita akan merasakan sukses. Kesuksesan sejatinya kembali pada hati nurani. Apalah artinya kekaguman manusia lain dan uang melimpah ketika kita mendapatkannya dari cara-cara yang tidak benar ? Sesungguhnya semua semu.

Kesuksesan adalah apa yang bisa kamu beri. Seringkali ketika kata sukses sudah di dalam genggaman, kita stuck di satu titik. Sukses. Sudah. Padahal banyak yang telah membantu kita mencapai kesuksesan itu, baik secara langsung maupun tidak langsung. Maka selayaknyalah kita kembalikan sebarkan itu untuk orang-orang yang lain. Bukankah sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesamanya ? Demikianlah, jangan hanya membiarkan orang-orang memandang kesuksesan kita sebagai langit ke tujuh yang tak kan pernah mereka raih. Jangan membuat mereka berharap tanpa ujung, apalagi mengecilkan harapan mereka. Setiap orang berhak untuk berharap, dan sebagian kecilnya adalah jatah orang-orang sukses untuk turut mensukseskan mereka. Kesuksesan yang telah kita raih, bukan semata-mata milik kita sendiri. Segala sesuatu yang kita timbun pada akhirnya akan habis seiring waktu, namun apa yang kita berikan untuk kehidupan takkan pernah mengurangi apa yang kita punya. Apa yang kita berikan untuk kehidupan hanya akan semakin memperkaya diri kita sendiri.

Kesuksesan adalah bagaimana kita memaknai. Bagaimana agar kesuksesan yang kita raih membawa kebaikan bagi semua orang, baik dalam proses pendakian maupun pada puncaknya nanti. Kembali pada nurani, maka kesuksesan bukanlah benda mati ciptaan manusia secara individual. Banyak unsur-unsur di dalamnya, bantuan manusia lain dan garis Tuhan tentunya. Maka kita tidak akan merasa sombong karena sesungguhnya yang kita capai adalah bukan pribadi milik kita. Manusia akan lebih banyak memberi ketika menyadari bahwa kesuksesan pada hakikatnya adalah hak semua orang, hanya saja beberapa orang diberi kesempatan olehNYA untuk menikmatinya lebih awal dari yang lain. Manusia akan lebih banyak memotivasi daripada berpuas diri ketika menyadari betapa pentingnya proses yang dinamakan perjuangan. Manusia akan lebih konsen pada kedamaian hati, ketika menyadari bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari pandangan duniawi semata.

Jadilah sukses dengan cara rendah hati. Jadilah sukses dengan membantu manusia lain menggapai mimpi-mimpinya. Jadilah sukses dengan menjalani proses dengan sebaik-baiknya dan sekuat-kuatnya. Jadilah sukses dengan banyak memberi bagi kehidupan. Jadilah sukses dengan cara memaknai kesuksesan itu dengan bijaksana.

Rabu, 02 Maret 2011

jatuh cinta dengan bijaksana.. :)

0

Awalnya iseng aja bikin status kayak gini. Lalu banyak yang nge-like. Lalu timbul pertanyaan-pertanyaan yang diajukan buat saya tentang jatuh cinta dan mencintai dengan bijaksana. Padahal sumpah ya, aku cuma asal nulis, karena tiba-tiba aja kepikiran kata-kata kayak gitu.

Hmm, tapi aku bakal coba sedikit membahas tentang ini ya..
:)

Ini pure, menurut saya. Ya saya, saya yang memang belum cukup punya ilmu untuk membahas masalah macam beginian. Tapi, share opini nggak ada salahnya kaaann..

Jatuh cinta dengan bijaksana,,
It means, jatuh cintalah dengan keseluruhan, yaitu dengan perasaan, logika, dan juga iman. Kenapa harus tiga komponen ini ? Mari kita kuliti satu per satu..

Jatuh cinta dengan perasaan.
Yang ini sudah pasti ya.. Karena menurut salah satu guru saya, rasa suka, cinta, dsb itu adalah fitrah. Bia dirasakan semua manusia, dan bukan sebuah dosa. Cara kita menindaklanjuti perasaan ini lah yang akan menentukan, di bawa k mana rasa yang fitrah itu. Tetap menjadi fitrah, atau malah sebaliknya.
Jatuh cinta dengan perasaan. Berarti bukan hanya melibatkan perasaan diri sendiri, tapi juga orang lain. Bukan hanya perasaan orang yang kita cintai, tapi juga orang-orang yang mencintainya. Bukan hanya orang-orang yang mencintainya, tapi juga orang-orang yang mencintai kita.

Jatuh cinta dengan logika.
Logika di sini berperan sebagai penyeimbang, supaya kita tetap menggunakan akal, yang membedakan kita dengan makhluk lain ciptaanNYA. Dari logika kita mendapatkan pertimbangan-pertimbangan. Mengenai baik buruk, benar salah, pantas tidak, dan banyak lagi pertimbangan lain yang kita perlukan. Orang bilang cinta tidak pernah salah. Menurut saya itu nggak sepenuhnya benar. Memang perasaan tidak bisa dipersalahkan. Tapi bagaimana kita mengekspresikan, mengungkapkan, memperlakukan perasaan itu, yang pada akhirnya membuat kita harus menggunakan akal.

Jatuh cinta dengan iman.
Entahlah, saya pun tidak ahli dengan hal ini. Tapi, jatuh cintalah dengan iman. Karena sesungguhnya semua akan kembali pada NYA. Semua yang awalnya tak ada akan kembali tiada. Jatuh cinta dengan iman akan memberikan ketenangan tersendiri. Kenapa ? Karena kita yakin. Sudah ada yang Maha Mengatur. Sudah ada yang Maha Menentukan. Kapan cinta itu akan datang dan pergi. Kapan cinta itu akan baik untuk kita dan semua orang. Bagaimana cinta itu nanti akan menemukan jalannya. Dengan siapa cinta itu akan bertaut. Seperti apa cinta itu untuk kehidupan kita nantinya..
Jatuh cintalah dengan iman.
Maka kita akan yakin sudah ada Yang Memberikan yang terbaik untuk kita. Sudah ada Sang Maha Perencana yang selalu menyiapkan skenario terindah untuk kehidupan kita.


Jatuh cintalah secara keseluruhan. Bukan hanya dengan perasaan, tapi juga dengan logika dan iman.


Saya cuma bisa membagi sedikit pandangan. Tanpa bermaksud sok tau, tanpa bermaksud menggurui. Setiap orang memiliki cara sendiri dalam menyikapi cinta dalam hidupnya. Tapi yang jelas, setiap orang pasti tahu,
 kendaraan tanpa kemudi dan rem, seberapa bagus fitur-fiturnya, seberapa mengkilat polesan luarnya, jalannya tidak akan baik..

:)

Selasa, 01 Maret 2011

they're so special for me.. :)

0

minggu, 27 februari 2011
satu hari lagi untuk kesenangan, cerita, tawa, dan segala sesuatu yang identik dengan B3ST tercinta..

Minggu adalah hari terakhir liburannya anak Unair, termasuk aku. Dan syukurlah hari terakhir itu menjadi hari yang paling berkesan. Kenapa ? Because I spent it with my b3STies..

Sperti biasa, dengan rencana yang bisa dibilang dadakan. Kira-kira seminggu, tiba-tiba kita nyeletuk "nang wbl yok ?! budreg nag suroboyo terus". hahahaha. Sebenernya kita pun uda ngerencanain liburan di surabaya, waktu itu rencananya naik Surabaa heritage-nya HOS. Itu persiapan uda mateng banget. 2 minggu sebelumnya, pendataan siapa aja yg bakal ikut. Beberapa hari sebelum hari H, pesen ke orangnya yg kerja di HOS. Eeeeeehhh lha kok bisnya udah full booked. Huhuhuhu
Batal deh jalan-jalannya.

Terus iseng-iseng kumpul di royal. Cuma bertujuh, trus langsung ngerencanain ini. Seminggu saja. Dan semua terlaksana dengan sangat baiiikkk.. Alhamdulillah,, walaupun banyak juga yang ga ikut..

Hmmm
panggil saya lebay, ga penting, atau apalah terserah..

Tapi, memang nyaris semua hari, setiap waktu yang aku laluin sama B3ST pasti indah banget. Menyenangkan. Kayak lupa semua masalah, semua tantanan yang uda di depan mata, yang ada cuma senang.

Terima kasih buat kalian,
yang selalu ada. Ga peduli seneng, sedih, banyak tugas, sibuk, kalian selalu ada. Walaupun kita cuma ketemu kalo liburan, itupun ga semua, tapi itu udah cukup mengobati. Kalian uda kayak keluarga kedua buatku. Allah menciptakan banyak manusia, mempertemukan beberapa dalam kehidupanku, tapi nggak satupun yang bisa nggantiin kalian. Jangankan ngganti, nyamain aja nggak ada.

Kalian.
Di mana siapa, apa, kenapa, berapa, dan semua pertanyaan menjadi tidak penting lagi.
Di mana karena, sebab, dan tiap alasan menjadi tak perlu lagi.

Kalian, di mana aku belajar banyak hal.
Mengatasi masalah, menjaga kekeluargaan, belajar kebersamaan.
Dan tentu banyak lagi yang mungkin nggak aku sadari.

Dari kalian,
aku belajar bahwa senyum dan tawa itu bisa mengobati apapun
bahwa mengenang itu kadang perlu untuk menimbulkan lagi kesenangan dalam hati.
bahwa setiap dari kita akan selalu dekat sampai kapanpun juga.


I LOVE YOU B3ST

semoga Allah mengekalkan persaudaraan kitaaa..
:)

Selasa, 22 Februari 2011

I'm not menye-menye anymore :D

0

Menye menye itu apa siiihh ??
Hahahaha, pasti itu adalah pertanyaan pertama yang terlintas pada pikiran tiap orang yang membaca tulisan ini..
Menye-menye itu, mm
sebangsa melankolis berlebihan yang sangat akut
Nah lho, uda berlebihan, akut, ditambahin sangat, lagi ! Berarti parah banget kan..

Hmm
Aku bukannya tidak pernah menjadi orang yang seperti ini. Sekitar tiga atau dua tahun yang lalu, aku masih suka menye-menye. Tentang apapun itu. Entah keluarga, sekolah, maupun soal cinta.

Lalu sejak kapan aku memutuskan untuk nggak menjadi seorang menye-menye-ers lagi ?
Aku tak ingat kapan waktu tepatnya. Yang jelas, ketika aku memutuskan untuk nggak jadi menye-menye lagi adalah ketika aku menyadari bahwa tanpa sesuatu (atau lebih tepatnya seseorang dalam konteks saya waktu itu) yang aku anggap sedikit banyak sebagai tempat bergantung, aku masih bisa melakukan banyak hal. Hal yang bahkan sebelumnya aku tak pernah berpikir untuk bisa mencapainya. Emm, tempat bergantung di sini, nggak seekstrim kedengarannya sih, I mean, terlalu terbiasa dengan keberadaannya.

Lagipula, dunia terlalu menyenangkan untuk dibuat menye-menye. Ketika kamu menye-menye, maka segala sesuatunya akan terasa berlebih, dan itu sama sekali nggak bagus. Ketika senang, aku terlalu senang sampai lupa sama semuanya. Lupa sama hal-hal penting yang harus diperhatikan. Begitu juga ketika sedih, menye-menye membuatku merasakannya secara berlebihan. Sampai-sampai aku nggak mau move on. Sampai-sampai aku terlambat menyadari banyak kebaikan di sekitar. Terlambat menyadari bahwa betapa berharganya aku, lengkap dengan segala kelebihan yang belum kumanfaatkan dan kekurangan yang belum kuperbaiki. Dan ketika menyadari itu, seketika aku merasa bangun dan berteriak

Halo dunia ! Saya datang lagi !

Lalu, dunia juga terlalu keras. Kehidupan nggak akan menyisakan tempat untuk orang yang menye-menye. Kita harus kuat untuk bertahan hidup. Lha kalo kena masalah kecil aja uda ga karu-karuan, mau jadi apa nanti ?? Kita masih separuh jalan menjalani titian menuju masa depan. Masih banyak yang harus dihadapi. Masih banyak tantangan yang harus kita taklukkan.



Detik ini juga aku menghimbau, jangan deh jadi orang menye-menye..
Benar-benar suatu kerugian ketika waktumu terbuang untuk hal yang sia-sia.
Tuhan menciptakan kita ke dunia supaya bisa membawa kebaikan dan perbaikan di dalamnya, dan pergunakan waktu yang kita punya (yang singkat dan tak tau kapan akhirnya ini) untuk tidak mengecewakan Tuhan..
:))

Kamis, 17 Februari 2011

nice film,,Taiyou No Uta :)

2

ehm,
Pertama-tama pengen ngucapin makasih buat salah seorang teman baikku, yang udah ngenalin aku ke penyanyi jepang. YUI.
Ngenalin aku dengan lagu-lagunya yang tidak hanya indah, tapi juga memiliki makna mendalam. Pertama aku dikasi tau lagunya yg berjudul tomorrow's way. Asli ni lagu enak banget. Setelah tau artinya, bertambahlah aku suka sama YUI. Akhirnya aku dapet buanyak lagunya. Dan secara ga sengaja, aku nemu filmnya juga.
judulnya Taiyou No Uta.

Film ini bercerita tentang Amane Kaoru (YUI) yang terserang penyakit xiroderma pigmentosum. Karena penyakit ini, Kaoru nggak boleh terkena sinar matahari. Tiap hari dia hanya berada di dalam rumah. Dia hanya keluar ketika malam hari tiba. Biasanya, Kaoru suka menghabiskan malamnya di stasiun, bermain gitar dan menyanyi di sana. Sampai suatu saat dia mengenal Fujishiro Kouji.

Film ini sebenarnya sangat sederhana, bahkan waktu nonton, aku sudah tau endingnya akan seperti apa. Tapi justru kesederhanaan itulah yang membuat film ini menarik. Adegan-adegannya begitu ringan. Tapi manis dan bermakna.

Dari film ini, kita bisa belajar banyak hal.

Yang utama adalah menghargai hidup.

Kaoru yang sudah divonis tidak bisa hidup lama, tetap tidak kehilangan semangat. Dia masih melakukan hal-hal yang disukainya, bermain gitar dan menyanyi. Sekalipun hidupnya tidak mudah, dia menjalaninya sebaik mungkin. Berbahagia dengan orang-orang yang dicintainya.

Belajar ketulusan cinta. Kouji tau hidup Kaoru tidak lama. Namun dia tidak meninggalkan Kaoru. Dia tetap setia menemani Kaoru. Bahkan, Kouji bekerja apapun demi mewujudkan mimpi Kaoru. Dia mengumpulkan uang demi bisa membawa Kaoru rekaman. Kouji ada di samping Kaoru sampai akhir hayatnya.

Tidak ada emosi berlebihan dalam film ini. Segala sesuatunya terasa sangat wajar. Tapi justru di sinilah yang membuat kita bisa lebih dalam mengikuti emosi dalam tiap adegan.

Akhir kata,
Aku sangat sangat sangat suka film ini,
sederhana,
tapi bermakna..


Semoga YUI bikin film lagii.. :D

yang terlupakan

0

Beberapa hari yang lalu kita dihebohkan dengan berita meninggalnya salah seorang artis. Berita mengenai hal ini menghiasi layar kaca selama beberapa hari. Entah kenapa aku ngerasa semuanya terlalu berlebihan, sampai-sampai perhatian semua orang seakan tersita dengan berita ini. Padahal, bukankah semua yang hidup memang akan kembali padaNYA ??
Retoris.

Kemarin, rabu siang, tampaknya aku sedang beruntung memilih channel televisi yang tepat. Seperti judul posting saya yang ini, acara yang aku saksikan itupun berjudul "yang terlupakan".

Acara ini meliput sebuah panti khusus orang yang mengalami gangguan jiwa. Panti Galuh, nama panti ini, terletak di daerah Bekasi. Panti ini adalah satu-satunya panti yang menampung orang-orang gila.

Jauh dari perhatian masyarakat, pendiri paanti ini, Gendu Mulatif, baru saja meninggal dunia.
Dahulu, Bapak Gendu Mulatif mendirikan panti ini karena kepeduliannya. Beliau tidak tega melihat orang-orang gila berkeliaran di jalanan, tersisih dari masyarakat, bahkan diasingkan oleh keluarganya sendiri. Hal inilah yang menggugah hati beliau untuk mendirikan panti Galuh. Di sini, orang-orang gila dirawat dengan baik. Mereka diberi obat, dan diberi pekerjaan-pekerjaan ringan yang dapat membantu proses penyembuhannya.



Setelah Bapak Gendu meninggal, urusan panti diserahkan kepada kedua putranya, Suharyono dan Suhartono. Beruntunglah kedua putra beliau memiliki kepekaan dan kepedulian yang sama seperti ayahnya. Terdapat sekitar 200an orang yang dirawat di panti ini. Sebulan kira-kira menghabiskan 2 ton nasi untuk memberi makan orang-orang di sana. Pernah suatu saat panti ini harus menjual kudanya demi memenuhi kebutuhan panti.

Meninggalnya sosok Gendu Mulatif tentu tidak banyak diketahui masyarakat. Padahal, banyak cerita semasa hidup beliau yang bisa menjadi inspirasi bagi semua orang. Kelembutan hati beliau, kepekaan, kepedulian, serta kemauan keras beliau untuk berjuang di bidang sosial. Sungguh tidak banyak orang seperti beliau di dunia ini.

Tanya kenapa ?
Karena Beliau bukan artis ?
Karena Beliau tidak punya jabatan ?
Karena Beliau tidak melakukan hal besar yang dilirik dunia ?

Orang-orang kaya juga semakin berlimpah harta.
Namun,
sesalnya,
semakin berkurang saja orang-orang yang peduli dan memiliki hati..





Selamat jalan Bapak Gendu,
semoga semakin banyak orang yang meneladanimu (begitupun aku)
semoga Allah menerima seluruh amal kebaikanmu,
AMIN,

:)

Rabu, 16 Februari 2011

KRS onleeeenn

0

yap,,
today is time for KRS online
momen yang selalu bikin deg-degan
momen yang selalu menyita emosi banyak orang

nggak ngerti kenapa sistem masih dipertahankan,
ya mungkin emang terasa lebih praktis daripada ngentri manual atau matkul disajikan paketan,
tapi
hadeeeuuuhhh
makan hati puolll gara2 seringnya error
bisa sih ngebayangin gimana lemotnya kalo satu server diakses sama ribuan orang secara bersamaan
bisa juga ngebayangin betapa ribetnya pihak akademik ngadepin semua keluhan mahasiswa (mungkin gara ini, orang akademik ga ada yg bersahabat)
tapi, seharusnya, kalo emang belum sanggup ngadain sistem krs onlen, ya jangan maksa.

atau ambil jalan tengahnya, mbayar teknisi khusus untuk menangani krs onlen,
entah itu masalah software atau teknisi yang mengatur,
tenaga ahli tuh penting banget

hehe
udah ah,
curhat semata
eh
lebih tepatnya ngisi waktu,
krs baru dibuka jam 9,
daripada ngaplo,
nulis aja
:p

semoga KRS online berjalan lancar
AMIN YA ALLAH

Selasa, 15 Februari 2011

opening :)

0

ehm,,
blog baru
tanpa menghilangkan fungsi blog yang lama, aku pengen blog baru ini memberi nafas dan semangat baru untukku menulis.

menulis tentang apa saja,
tentangku, mu, kita, kalian, kami,
susah, senang, marah, tangis,
semua

kenapa tentang pelangi ?
karena hidup kita berwarnawarni
seperti pelangi
karena banyak perbedaan yang membuat hidup jadi lebih hidup


dan semoga akan banyak tulisan yg saya buat di sini,
:)
salam