Kamis, 15 Maret 2012

tersenyum karenamu :)

0


"gimana caranya bikin kamu senyum?" 
pertanyaan itu meluncur begitu saja dari keluguanmu 
sebentar kemudian aku tertegun, bingung 
cara ? 
aku bahkan telah banyak tersenyum karenamu, tanpa kamu sadari 

melihatmu bergurau dengan teman-temanmu 

mendengarkanmu bernyanyi 

Minggu, 11 Maret 2012

aku juga harus pergi :)

0

Angin sepoi mempermainkan rambut sebahuku. Camar membelah merahnya langit. Senja ini masih sama indahnya sejak kami bertemu pertama kali. Masih sama indahnya seperti saat berpuluh kali kami menikmati kebersamaan di sini. Ya, di pantai ini, tempat semua keindahan yang terjadi di antara kami. Semua masih sama indahnya, hanya saja, mungkin dua orang yang duduk di sini tak lagi dengan hati dan rasa yang sama.

Sesekali kulirik sosok lelaki di sampingku. Matanya masih menerawang jauh ke depan, entah ke mana. Mungkin ke arah tenggelamnya matahari, atau malah menerawang ke masa lalu ketika pertama hatinya tertaut padaku. Sudah satu jam lebih dan kami hanya diam.

terimakasih, kamu :)

2

Malam itu aku cuma tertegun memandangi layar handphone. Masih merasa tak percaya. Bagaimana bisa hal-hal implisit yang kita ungkapkan melalui baris-baris kata itu seperti sangat mampu menangkap makna. Bagaimana bisa pembicaraan yang seimplisit itu ternyata menemukan titik temunya dan mengerti maksud satu sama lain. Belum lagi kalimatmu yang membuatku merasa sangat-sangat damai.

Sudah lama aku merasakan, tapi mungkin waktunya belum tepat untuk bicara. Tapi tiba-tiba malam itu datang, dan barisan kata itu muncul demikian lancar. Bertukar pendapat. Antara kamu dan aku, itu mulanya. Lalu kutemukan bahwa selama ini ternyata kita merasakan hal yang sama.

Minggu, 04 Maret 2012

Allah is the only reason for you to change :)

0

 When you’re right, no one remembers. When you’re wrong, no one forgets


those tweet, reminds me bout something :)


Yeah, kebanyakan memang seperti itu kan ya. Ketika seseorang berbuat baik, maka itu bukanlah hal spesial dan dengan mudahnya akan segera hilang dari ingatan. Namun ketika seseorang berbuat buruk, maka selamanya akan kekal dalam ingatan, tidak peduli seberapa besar kesalahan seperti itu. Entahlah apakah itu semua memang kecenderungan manusia, ataukah karena doktrin semasa kecil dengan peribahasa "karena nila setitik rusak susu sebelanga" ??

Rabu, 15 Februari 2012

Meninggalkan atau Ditinggalkan :)

11

Pusing nungguin KRS online sejak pagi membuatku tergugah buat blogging aja, daripada mumet. Pertamanya ngelihat postingan-postingan lamaku di fb (notes maksudnya). Terus jadi inget lagi sama peristiwa dua tahun yang lalu, yah, hampir tiga tahun sih, kejadiannya pas tahun 2009. Saat itu, aku dalam keadaan sedih mendalam karena ditinggalkan seseorang. Yaaa, seseorang yang saat itu sangat aku sayangi, my ex boyfriend.

Aku nggak mau ngulang-ngulang banyak cerita, karena pada dasarnya aku males juga ngungkit-ngungkit hal yang udah berlalu.

PLH Jogja ! #Day 5

0


Grasak-grusuk ribet buat persiapan pulang. Sejak kemarin, kita sudah bertekad buat bangun dan dateng pagi-pagi banget di stasiun. Kenapa ?

Soalnya kita naik kereta ekonomi gitu loooohh, takut nggak kebagian tempat duduk !

Setelah kelar siap-siap, kita nungguin teh anget dulu dari penginapan. Hehehe, ga mau rugi banget :p

Minum teh anget udah. Ambil KTP gueh. Lalu kita resmi check out. Dengan menaiki becak depan penginapan, kita menuju stasiun Lempuyangan.

PLH Jogja ! #Day 4

0


Dan hari ke empat ini pun kembali dibuka dengan bangun kesiangan.. hahahaha

Rencana buat ke Keraton sudah bulat. Akhirnya setelah mandi dan siap-siap, kitapun langsung cus nyari soto langganan. Syukurlah belum kukut kayak kemarin. Nggak begitu lama, kita selesai makan, dan langsung menuju shelter bis. Pertama kita tanya dulu, ada nggak bis Trans yang menuju Keraton. Eh lha ternyata nggak ada, bis nya Cuma sampe shelter yang deket BNI. Ya nanggung banget lah, eman-eman duit tigaribu buat jarak yang deket kayak gitu. Akhirnya kita bertekad buat jalan kaki.

Perjalanan yang lumayan bikin capek ternyata, tapi kita masih terlalu sayang ngeluarin uang buat becak.

Sekitar jam 10an kita nyampe di Keraton. Ini pertama kalinya aku ke sana. Dan ternyata bentuknya kayak perumahan gitu yaa,, hmm

Oiya, kita jalan-jalan sama Lilik hari ini, dia juga pergi ke Jogja, sendirian. Terbuaik ancene :D

Puas jalan-jalan di Keraton, kita pun berniat ngelanjutin perjalanan ke Taman Sari.

PLH Jogja ! #Day 3

0

Selamat pagiiii Jogja !
Seperti biasa pagi ini pun aku masih setia jadi alarm hidupnya Pipit dan Bukna J
Agenda hari ini adalah beli tiket pulang, mbalikin motor sewaan, dan capcuuus ke candi Prambanan. Hari ini mas Nalar nggak bisa nemenin, jadi murni di hari Sabtu yang cerah ini, kami bertiga bakal menjelajah Jogja dengan mandiri. Mbolang.

Setelah selesai mandi-mandi. Aku sama Pipit pun keluar buat mbalikin motor, sekalian ke stasiun buat beli tiket. Karena masih deket, aku pun males pake celana jins, kupake lah celana panjang piyamaku semalem. Hehe. Kelar mbalikin motor, kamipun langsung ke stasiun, bagian reservasi. Setelah liat jadwal, pede banget mau naik kereta bisnis lagi Senin pagi. Ngantri lah kami di depan loket karcis. Eh tau-tau ada satpam nyamperin.

S : misi BUK, nomor antrian berapa ?
A : 35..
S : oh iya, silakan..

Selasa, 14 Februari 2012

PLH Jogja ! #Day 2

0

Halo-halo jumpa lagi di pagi yang ceraaaahh !

Sekarang kita memasuki hari ke dua di Jogjakarta yang adem. Kemarin, kita berempat sudah sepakat buat pergi ke pantai Krakal atau Sundak untuk ngisi perjalanan hari ini. Setelah mengingatkan kalo pantainya jauuuhh banget, nggak lupa mas Nalar juga mengharuskan kita bangun dan berangkat pagi-pagi sebagai konsekuensinya, biar ga kesiangan nyampe sana. Akhirnya, aku mengumpulkan segenap tenaga untuk ngebangunin Itsna sama Pipit pagi-pagi, yang ternyata emang agak susah-susah gampang. Hahaha. Berasa jadi alarm deh pokoknya, selama beberapa hari ke depan.

Rencana semula yaitu berangkat jam setengah 8 tet tampaknya nggak bisa terealisasi. Gimana nggak, wong jam 7 lewat aja kita baru selesai mandi dan belum sarapan. Kalo nyari sarapan di jalan malah kelamaan, jadi kita mutusin buat nyari sarapan di Malioboro, yang emang sebelahan sama hotel kita. Dalam hati kita kuat banget berdoa, biar bisa nemu makanan yang murah. Setelah jalan dikit, mataku menangkap sosok gerobak soto, kayaknya pas banget nih buat sarapan. Itsna sama Pipit pun setuju, yawes makan soto aja, daripada kelamaan nyari, ntar berangkatnya bisa jadi tambah siang. Pucuk dicinta ulam pun tiba, soto ini nggak Cuma enak, tapi murah banget, 5 ribu saja ! dengan teh anget seharga 1500, lengkaplah sudah menu sarapan pagi ini.

Senin, 13 Februari 2012

Buku Harian PLH : Jogja ! #Day 1

0


Hari itu hari Rabu, kami memutuskan untuk tetap berangkat, walaupun angota keberangkatan udah merotoli satu-satu hingga menyisakan tiga orang saja, maul, bukna, dan pipit(yang paling antusias). Belum nyampe Jogja pun, pagi itu kami udah cari-carian gara-gara masuk lewat pintu yang beda di stasiun Gubeng. Dan pertemuan kita di tempat orang nyanyi-nyanyi di stasiun itu dibuka dengan gelak tawa si Pipit karena ngeliat bawaanku sama Itsna yang udah kayak orang mau pulang kampung. Hahaha. Sebenernya aku juga pengen ketawa, sih. :p

Nggak lama kemudian, kereta kita dateng. Karena mas-mas priuitan tetangganya Pipit nggak ada, kita putuskan buat ndang masuk kereta.

Bismillahitawakkaltu alallah laahaulaa walaakuwwata illaabillah

Selamat jalan Surabaya, kita mau ke Jogja dulu.

Selasa, 17 Januari 2012

saya KKN dulu sebulan :)

0

Selamat soree..
Seperti hari-hari belakangan, sore ini pun hujan. Hujaman jarum-jarum air itu tidak henti membuncah dari langit. Aku memutuskan untuk posting dulu sebelum berangkat. Berangkat ke mana ? KKN.

Mungkin postingan kali ini akan sangat tidak penting. Ya, aku cuma memenuhi keinginan diriku sendiri buat posting. Tanpa tahu mau posting tentang apa.

Besok aku berangkat KKN, di desa Birem, Kabupaten Sampang. Sejak awal tahu bakal KKN di sana, pertamanya shock. Soalnya aku ngarep banget bisa KKN di Surabaya aja. Tapi ternyata yaah, ditempatin di sana. Mulailah aku nyari-nyari informasi tentang itu. Nyoba nelusurin lewat google map buat nyari lokasinya. Trus dibantuin anak2 browsing tentang keadaan di sana juga. Sampe sempet nangis juga, walaupun sedikit, karena air agak susah di sana. Buatku, air itu salah satu hal yang krusial. Di sana, sumber air utama tuh ya air hujan. Sumur dan kamar mandinya mengandalkan curah hujan. Kalo nggak hujan, it means nggak bisa mandi. Di sana juga jauh dari mana-mana. hahaha. Desa buanget pokoknya. Tapi, pemandangan di sana bagus banget lo. Sawah-sawahnya masih hijaaaauu banget. Luas. Hawanya juga sejuk, enak. Khas pedesaan..