Minggu, 02 September 2012

fase buntu

2

Akhirnya datang lagi, fase ini. Setelah sekian lama berkutat dengan tugas-tugas semacam prapos, proposal, dan lain sebagainya yang memerlukan keterampilan mengarang yang sangat tinggi, datanglah fase ini. Fase yang amat sangat kubenci. Kuberi nama fase buntu.

Fase ini dikarakteristikkan dengan mood yang aneh. Bukan bad mood, tapi mau ngapa-ngapain kayak nggak ada passion sama sekali. Dibilang good mood juga nggak bikin rajin ngerjain segala sesuatu yang mestinya dikerjain. Bingung pokoknya. Biasanya, di waktu-waktu senggang, aku suka nulis ini itu. Entah itu puisi, cerpen, atau lainnya. Tapi ini liburan satu bulanan malah cuma menghasilkan beberapa tulisan. Mungkin ini dikarenakan otak yang terlalu lama dibiarkan bersantai ya.

Seperti malam ini, sebenarnya banyak rencana di pikiranku. Pertama mau nyari jurnal, lalu ke dua pengen bikin artikel buat project nulis salah satu akun twitter favoritku, terus pengen bikin artikel di kompasiana tentang kegagalan (bahkan udah kepikiran judulnya). Tapi ya itu tadi, kembali ke biang kerok si fase buntu.
Laptop udah dengan kekuatan penuh habis dicharge, modem yang lumayan cepet, semua terfasilitasi, tab penting juga sudah terbuka semua. Tapi jari ini seakan kaku tak bergerak, mau mulai dari manaaa..

Yah, inilah sedikit coretan, mm, oke ketikan, yang nggak penting, di tengah fase buntu-ku..

2 komentar: